- oleh AlFahri
- 10 Februari 2025
Secara resmi Mahasiswa Universitas Mahammadiyah Banjarmasin (UMB) dilepas untuk jalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-13 di Desa Balida Kecamatan Paringin.
Balangan, Tirai Kota. – Fokus pada perkuat sektor pariwisata,
UMKM dan pemasaran via digital desa, Mahasiswa Universitas Mahammadiyah Banjarmasin (UMB) jalankan
program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-13 di Desa Balida Kecamatan Paringin,
Kabupaten Balangan.
Sebelum mengabdikan diri di Kabupaten Balangan selama satu
bulan kedepan. Sebanyak 19 mahasiswa UMB ini dilepas secara resmi oleh Asisten
Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Balangan, M.
Nor di Aula I Bapperida Kabupaten Balangan, Senin (3/8/2026).
Dalam sambutannya, Asisten Bidang Perekonomian dan
Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Balangan, M. Nor, menilai KKN bukan
sekadar ajang pengabdian, tetapi juga ruang belajar bagi mahasiswa melalui
potensi yang dimiliki masyarakat.
Ia mencontohkan Pasar Budaya Racah Mampulang yang dikelola
masyarakat Desa Balida hingga berhasil masuk Top 10 Kalsel Innovation Award
2025. Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa dalam
merancang program kerja yang berdampak bagi masyarakat.
"Mahasiswa dan masyarakat diharapkan saling bertukar
gagasan. Mahasiswa dapat menghadirkan ide-ide baru, termasuk membantu promosi
desa, sementara mereka juga belajar langsung dari pengalaman dan kearifan lokal
masyarakat," katanya.
M. Nor berharap meski KKN hanya berlangsung selama satu
bulan, kolaborasi yang terbangun mampu memberikan manfaat berkelanjutan, baik
bagi mahasiswa maupun masyarakat Desa Balida, terutama dalam memperkuat daya
saing sektor wisata dan UMKM.
Sementara itu Ketua Pelaksana KKN UMB, M. Anshari,
mengatakan Desa Balida dipilih sebagai lokasi percontohan karena memiliki
potensi besar untuk dikembangkan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan
masyarakat.
"Kami memfokuskan KKN pada tiga program utama, yakni
memperkuat manajemen Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), mendorong diversifikasi
produk UMKM, dan mengembangkan digital marketing agar produk serta potensi
wisata desa semakin dikenal," ujarnya.
Menurut Anshari, Desa Balida juga akan menjadi model kajian
bagi UMB dalam pengembangan program KKN inovasi pada masa mendatang. (*)