- oleh AlFahri
- 10 Februari 2025
Bupati Balangan H Abdul Hadi mengalungkan Id Card kepada perwakilan petugas BPS sebagai tanda dicanangkannya program sensus ekonomi di Kabupaten Balangan.
Balangan, Tirai Kota. - Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Balangan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Balangan mencanangkan
sekaligus mendeklarasikan Komitmen Sensus Ekonomi 2026, kamis (25/6/2026) di
Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan.
Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 dilakukan oleh Bupati
Balangan H Abdul Hadi. Ia menegaskan data yang akurat sangat penting sebagai
dasar perumusan kebijakan pembangunan ekonomi daerah yang tepat sasaran. Karena
itu, Pemerintah Kabupaten Balangan berkomitmen penuh menyukseskan agenda
nasional tersebut.
"Data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 akan
menjadi landasan utama bagi Pemkab Balangan dalam menyusun berbagai kebijakan
dan program strategis, termasuk RPJMD. Kita tidak ingin program bantuan modal,
pelatihan keterampilan, maupun pembangunan infrastruktur ekonomi menjadi salah
sasaran karena menggunakan data yang tidak akurat dan tidak mutakhir," tegasnya.
Dirinya juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya
para pelaku usaha di Kabupaten Balangan, untuk berpartisipasi aktif dalam
menyukseskan sensus tersebut. Ia menekankan pentingnya memberikan informasi
yang benar, jujur, dan lengkap kepada petugas pendataan di lapangan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BPS Kabupaten Balangan
Sigit Purnomo menjelaskan Sensus Ekonomi merupakan program pendataan nasional
yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Kegiatan ini bertujuan memetakan
struktur dan kondisi perekonomian Indonesia secara menyeluruh pada sektor usaha
nonpertanian, termasuk di Kabupaten Balangan.
"Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan pengumpulan
data statistik. Lebih dari itu, sensus ini merupakan investasi bangsa untuk
menghasilkan data ekonomi yang akurat, mutakhir, dan komprehensif. Tujuannya
antara lain menyediakan informasi mengenai struktur ekonomi, karakteristik
usaha, ekonomi digital, serta ekonomi lingkungan," ujarnya.
Menurutnya, hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi fondasi
utama bagi pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan yang tepat
sasaran dan berkelanjutan. Bagi pelaku usaha, data tersebut juga dapat menjadi
kompas strategis untuk melihat peluang pasar, potensi investasi, dan meningkatkan
daya saing daerah.
Dirinya menambahkan, pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026
berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Di Kabupaten Balangan,
sebanyak 166 petugas sensus telah diterjunkan dan tersebar di delapan
kecamatan.
Rinciannya, 22 petugas di Kecamatan Lampihong, 25 petugas di
Kecamatan Batumandi, 18 petugas di Kecamatan Awayan, tujuh petugas di Kecamatan
Tebing Tinggi, 24 petugas di Kecamatan Paringin, 23 petugas di Kecamatan
Paringin Selatan, 21 petugas di Kecamatan Juai, dan 22 petugas di Kecamatan
Halong.
"Progres pendataan lapangan di Kabupaten Balangan
hingga hari ini telah mencapai 7,23 persen," tutupnya.