- oleh AlFahri
- 10 Februari 2025
BPBD Kabupaten Balangan bersama dengan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan survei lapangan dan ground check ke Desa Tebing Tinggi dan Desa Simpang Nadong, Kecamatan Tebing Tinggi
Balangan, Tirai Kota. – Bersama dengan Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), BPBD
Kabupaten Balangan menggelar kegiatan survei lapangan dan ground check ke Desa
Tebing Tinggi dan Desa Simpang Nadong, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten
Balangan. Survei ini dilakukan menyusul adanya temuan dugaan likuifaksi/pergeseran
tanah di wilayah tersebut.
Selam empat hari
sejak 24 – 27 juni, tim Pemetaan turun langsung ke Tebing Tinggi untuk
melakukan verifikasi titik-titik dugaan likuifaksi. Ground check lapangan
dilakukan guna memastikan kondisi riil di lapangan dan mengumpulkan data
teknis.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Kalsel
M. Pormadi Dharma, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut kajian awal
BPBD Prov. Kalsel terkait adanya dugaan pergerakan tanah yang terjadi pada 23
Desember 2025.
"Fenomena pergerakan tanah tersebut diduga menjadi
salah satu faktor pemicu banjir bandang yang melanda Kecamatan Tebing Tinggi pada
27 Desember 2025 lalu. Saat itu banjir bandang membawa material lumpur dalam jumlah
besar hingga menggenangi permukiman warga sampai setinggi atap rumah,"
ujarnya, rabu (24/6/2026) kemarin.
Menurutnya, survei ini bertujuan memperoleh data yang lebih
akurat dan komprehensif terkait titik-titik dugaan likuifaksi/pergeseran tanah
di Desa Tebing Tinggi dan Desa Simpang Nadong.
"Data hasil survei nantinya akan digunakan sebagai
dasar kajian teknis kondisi geologi dan tanah di lokasi, rekomendasi mitigasi
bencana untuk wilayah rawan, dan perencanaan penanggulangan bencana ke depan
agar kejadian serupa dapat dicegah atau diminimalkan dampaknya,"
ungkapnya.
Ia mengharapkan, melalui survei ini, BPBD Provinsi Kalsel
menegaskan komitmennya hadir sejak tahap awal kajian hingga penanganan. Langkah
ini ditempuh demi keselamatan masyarakat dan pengurangan risiko bencana di
Kabupaten Balangan.
"Alhamdulillah BPBD Balangan turut mendukung penuh kegiatan
survei, termasuk koordinasi dengan pemerintah desa dan warga setempat agar
proses verifikasi lapangan berjalan lancar," pungkasnya. (*)