Minggu, 30 Agustus 2026

Ground Check Selama Empat Hari, Tim Akomodir Titik Dugaan Likuifaksi


BPBD Kabupaten Balangan bersama dengan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan survei lapangan dan ground check ke Desa Tebing Tinggi dan Desa Simpang Nadong, Kecamatan Tebing Tinggi

Balangan, Tirai Kota. – Bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), BPBD Kabupaten Balangan menggelar kegiatan survei lapangan dan ground check ke Desa Tebing Tinggi dan Desa Simpang Nadong, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan. Survei ini dilakukan menyusul adanya temuan dugaan likuifaksi/pergeseran tanah di wilayah tersebut.

Selam empat hari  sejak 24 – 27 juni, tim Pemetaan turun langsung ke Tebing Tinggi untuk melakukan verifikasi titik-titik dugaan likuifaksi. Ground check lapangan dilakukan guna memastikan kondisi riil di lapangan dan mengumpulkan data teknis.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Kalsel M. Pormadi Dharma, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut kajian awal BPBD Prov. Kalsel terkait adanya dugaan pergerakan tanah yang terjadi pada 23 Desember 2025.

"Fenomena pergerakan tanah tersebut diduga menjadi salah satu faktor pemicu banjir bandang yang melanda Kecamatan Tebing Tinggi pada 27 Desember 2025 lalu. Saat itu banjir bandang membawa material lumpur dalam jumlah besar hingga menggenangi permukiman warga sampai setinggi atap rumah," ujarnya, rabu (24/6/2026) kemarin.

Menurutnya, survei ini bertujuan memperoleh data yang lebih akurat dan komprehensif terkait titik-titik dugaan likuifaksi/pergeseran tanah di Desa Tebing Tinggi dan Desa Simpang Nadong.

"Data hasil survei nantinya akan digunakan sebagai dasar kajian teknis kondisi geologi dan tanah di lokasi, rekomendasi mitigasi bencana untuk wilayah rawan, dan perencanaan penanggulangan bencana ke depan agar kejadian serupa dapat dicegah atau diminimalkan dampaknya," ungkapnya.

Ia mengharapkan, melalui survei ini, BPBD Provinsi Kalsel menegaskan komitmennya hadir sejak tahap awal kajian hingga penanganan. Langkah ini ditempuh demi keselamatan masyarakat dan pengurangan risiko bencana di Kabupaten Balangan.

"Alhamdulillah BPBD Balangan turut mendukung penuh kegiatan survei, termasuk koordinasi dengan pemerintah desa dan warga setempat agar proses verifikasi lapangan berjalan lancar," pungkasnya. (*)

Super Admin

Alfahri

Silahkan Masuk untuk berkomentar pada postingan!

Anda mungkin juga suka