Minggu, 30 Agustus 2026

18 Lanting Peserta BASARUAN IV, Pungut Sampah Di Sungai Balangan


Sejumlah lanting peserta BASARUAN IV sedang mengarungi sungai Balangan untuk memilah sampah yang terdapat di aliran sungai.

Balangan Tirai Kota. – Untuk ke empat kalinya, Komunitas Jelajah Balangan (KJB) kembali menggelar Babarasih Aliran Sungai (BASARUAN). Kegiatan sosial bersih-bersih sampah di sungai Balangandan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sabtu (20/6/2026).

Terpusat di Desa Balang Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Basaruan IV ini berjalan sukses dan melibatkan berbagai instansi, Pemerintah Daerah, komunitas, perusahaan dan masyarakat.

Kegiatan yang telah memasuki tahun keempat itu diisi berbagai aksi pelestarian lingkungan selama dua hari, seperti penanaman pohon di bantaran sungai, pelepasan benih ikan, serta pengarungan sungai sambil memilah sampah plastik.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Balangan, Muhammad Nor, menyampaikan apresiasi Pemerintah Daerah terhadap kegiatan BASARUAN ini, karena membawa dampak positif bagi lingkungan.

“BASARUAN ini adalah kegiatan yang sangat bagus, sebagai wujud pelestarian terhadap lingkungan, dan juga ajakan bagi seluruh masyarakat Balangan agar tidak membuang sampah sembarangan,” jelasnya.

Dilain pihak, Ketua Pelaksana BASARUAN IV, Muhammad Anas Alfatihah, menjelaskan hari pertama kegiatan difokuskan pada penanaman sekitar 100 bibit pohon di bantaran sungai. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembersihan aliran sungai dan melakukan pelepasan benih ikan ke Sungai Balangan.

"Pada hari kedua, dengan 18 lanting peserta kami melanjutkan mengarungi sungai sampai ke titik akhir di Desa Kusambi Hulu Kecamatan Lampihong. Kami melakukan pemilahan sampah yang terdapat di sepanjang aliran sungai yang kami lalui, khususnya sampah plastik yang nantinya akan ditimbang dan dimanfaatkan kembali," katanya.

Ia juga mengajak, masyarakat khususnya yang tinggal di sekitar bantaran sungai, untuk menjaga daerah aliran sungai dengan tidak menebang pohon di tepian sungai, tidak membuang sampah ke sungai, serta mengelola limbah rumah tangga dengan baik.

"juga, harapan kami ke depan, sarana dan prasarana pendukung dapat ditingkatkan, sehingga semakin banyak masyarakat, komunitas, maupun LSM yang terlibat dalam kegiatan peduli lingkungan. Semakin banyak yang ikut serta semakin menambah kesadaran akan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan,” pungkasnya. (*)

Super Admin

Alfahri

Silahkan Masuk untuk berkomentar pada postingan!

Anda mungkin juga suka