- oleh AlFahri
- 10 Februari 2025
Balangan Tirai Kota. – Untuk ke empat kalinya, Komunitas
Jelajah Balangan (KJB) kembali menggelar Babarasih Aliran Sungai (BASARUAN). Kegiatan
sosial bersih-bersih sampah di sungai Balangandan ini digelar dalam rangka
memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sabtu (20/6/2026).
Terpusat di Desa Balang Kecamatan Paringin, Kabupaten
Balangan, Basaruan IV ini berjalan sukses dan melibatkan berbagai instansi, Pemerintah
Daerah, komunitas, perusahaan dan masyarakat.
Kegiatan yang telah memasuki tahun keempat itu diisi
berbagai aksi pelestarian lingkungan selama dua hari, seperti penanaman pohon
di bantaran sungai, pelepasan benih ikan, serta pengarungan sungai sambil
memilah sampah plastik.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat
Daerah Kabupaten Balangan, Muhammad Nor, menyampaikan apresiasi Pemerintah Daerah
terhadap kegiatan BASARUAN ini, karena membawa dampak positif bagi lingkungan.
“BASARUAN ini adalah kegiatan yang sangat bagus, sebagai
wujud pelestarian terhadap lingkungan, dan juga ajakan bagi seluruh masyarakat
Balangan agar tidak membuang sampah sembarangan,” jelasnya.
Dilain pihak, Ketua Pelaksana BASARUAN IV, Muhammad Anas
Alfatihah, menjelaskan hari pertama kegiatan difokuskan pada penanaman sekitar
100 bibit pohon di bantaran sungai. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembersihan
aliran sungai dan melakukan pelepasan benih ikan ke Sungai Balangan.
"Pada hari kedua, dengan 18 lanting peserta kami
melanjutkan mengarungi sungai sampai ke titik akhir di Desa Kusambi Hulu
Kecamatan Lampihong. Kami melakukan pemilahan sampah yang terdapat di sepanjang
aliran sungai yang kami lalui, khususnya sampah plastik yang nantinya akan
ditimbang dan dimanfaatkan kembali," katanya.
Ia juga mengajak, masyarakat khususnya yang tinggal di
sekitar bantaran sungai, untuk menjaga daerah aliran sungai dengan tidak
menebang pohon di tepian sungai, tidak membuang sampah ke sungai, serta
mengelola limbah rumah tangga dengan baik.
"juga, harapan kami ke depan, sarana dan prasarana pendukung dapat ditingkatkan, sehingga semakin banyak masyarakat, komunitas, maupun LSM yang terlibat dalam kegiatan peduli lingkungan. Semakin banyak yang ikut serta semakin menambah kesadaran akan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan,” pungkasnya. (*)