- oleh AlFahri
- 10 Februari 2025
BPBD Kabupaten Balangan Menerima Kunjungan Kerja dari BPBD Kabupaten Barito Kuala
Balangan, Tirai Kota. – Perkuat kapasitas kelembagaan
dan meningkatkan kualitas penyeleggaraan penanggulangan bencana, Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan mendapat kunjungan dari
BPBD Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kamis (18/6/2026) di Kantor BPBD Balangan.
Kunjungan kerja BPBD Kabupaten Batola yang dipimpin langsung
oleh Kepala Pelaksana BPBD Batola, Mirwan Efendi Siregar, disambut dengan hangat
oleh Kepala Pelaksana BPBD Balangan H Rahmi. pertemuan dari BPBD Batola ini
menjadi ajang berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait pengelolaan
kebencanaan yang efektif dan sesuai regulasi terbaru.
Dalam kegiatan itu, BPBD Batola mempelajari sejumlah aspek
strategis, di antaranya penyusunan tugas pokok dan fungsi BPBD berdasarkan
nomenklatur baru sesuai Permendagri Nomor 18 Tahun 2025, penyusunan dokumen
kontinjensi banjir dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pembentukan Forum
Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), pengelolaan kedaruratan dan logistik,
operasional Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) dan
Tim Reaksi Cepat (TRC), hingga penyusunan dokumen Kajian Kebutuhan Pascabencana
(JITUPASNA).
Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, menyambut positif
kunjungan tersebut sebagai bentuk sinergi antar daerah dalam meningkatkan
kualitas pelayanan kebencanaan.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan silaturahmi
dari BPBD Barito Kuala. Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman,
informasi, dan pengetahuan yang telah kami terapkan di BPBD Balangan,” katanya.
Menurut Rahmi, pertukaran pengalaman seperti ini penting
untuk memperkuat kemampuan kelembagaan BPBD dalam menghadapi berbagai tantangan
kebencanaan yang semakin kompleks.
“Kami berkomitmen memberikan informasi selengkap-lengkapnya
agar apa yang sudah kami lakukan dapat menjadi inspirasi dan bermanfaat bagi
BPBD Batola. Harapannya, kita bisa bersama-sama meningkatkan kualitas layanan
kebencanaan bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas daerah dalam
membangun kesiapsiagaan bencana yang lebih baik.
“Tidak hanya Batola, kami berharap seluruh BPBD di
Kalimantan Selatan dapat terus bersinergi untuk meningkatkan harkat dan
martabat kelembagaan BPBD sebagai pelayan masyarakat yang hadir dalam situasi
kemanusiaan dan kebencanaan,” tambahnya.
Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Batola, Mirwan Efendi Siregar,
mengatakan bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari berbagai
praktik baik yang telah diterapkan BPBD Balangan.
“Kami dari BPBD Batola ingin belajar dari BPBD Balangan
tentang pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana. Kami melihat forum
tersebut berjalan sangat baik dan menjadi contoh yang patut kami terapkan di
Barito Kuala,” ujarnya.
Selain itu, Mirwan juga mengapresiasi metode penyusunan
JITUPASNA yang diterapkan BPBD Balangan.
“Kami melihat pola perhitungan JITUPASNA di Balangan sangat
baik. Kami ingin mempelajari secara detail bagaimana proses perhitungannya
sehingga dapat menjadi referensi dalam penyusunan dokumen serupa di Kabupaten Barito
Kuala,” pungkasnya. (*)