- oleh AlFahri
- 10 Februari 2025
Sosialiasi dan pembentukan Masyarakat Peduli Api untuk mencegah dan menangani terjadinya kebakaran lahan.
Balangan, Tirai Kota. - Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Balangan bersama Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia membentuk
kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kecamatan Lampihong sebagai upaya
memperkuat pencegahan dini kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang musim
kemarau.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah kolaboratif
pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat
menghadapi potensi kebakaran lahan, khususnya di kawasan yang memiliki
karakteristik gambut.
Kepala Subdirektorat Pencegahan Kebakaran Lahan Kementerian
Lingkungan Hidup Suryanta Bayuaji, mengatakan pada 2026 pihaknya memfasilitasi
pembentukan kelompok MPA di Kecamatan Lampihong dan Kecamatan Batumandi.
“Masing-masing kecamatan akan dibentuk lima kelompok MPA,
sehingga total terdapat 10 kelompok yang akan diberdayakan sebagai relawan
pencegahan dan pemadaman dini kebakaran lahan,” kata Suryanta, kamis
(18/6/2026) di Balangan.
Menurut dia, kelompok tersebut nantinya akan berperan
sebagai tenaga sukarela yang membantu upaya pencegahan dan penanganan awal
kebakaran lahan di wilayah masing-masing.
“Kelompok masyarakat ini nantinya akan menjadi tenaga
sukarela yang berperan dalam pencegahan dan pemadaman dini kebakaran lahan,
khususnya di wilayah yang memiliki kawasan gambut,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup
Kabupaten Balangan Tamrin, menyampaikan pembentukan MPA merupakan bentuk
sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memperkuat mitigasi
bencana karhutla.
Ia menjelaskan, Kecamatan Lampihong dan Batumandi dipilih
sebagai lokasi pembentukan MPA karena memiliki sejumlah kawasan gambut yang
rentan terbakar saat musim kemarau.
Selain pembentukan kelompok, para peserta juga mendapatkan
pelatihan mengenai upaya pencegahan kebakaran lahan serta penggunaan peralatan
pemadam kebakaran.
“Masyarakat Peduli Api diharapkan dapat menjadi mitra
pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, melakukan pencegahan
dini, serta membantu mengurangi risiko kebakaran lahan di Kabupaten Balangan,”
katanya.
Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Kecamatan
Lampihong, Abdur Rahman, menyambut positif pembentukan kelompok relawan
tersebut. Menurutnya, keberadaan MPA akan memperkuat upaya pencegahan kebakaran
lahan yang selama ini menjadi perhatian di wilayah Lampihong.
“Dengan adanya pembentukan dan pelatihan ini, kami berharap
titik-titik rawan kebakaran yang selama ini menjadi perhatian dapat
diminimalkan sehingga kejadian kebakaran lahan dapat dicegah dan ditangani
lebih cepat,” ujarnya.
Melalui pembentukan MPA, pemerintah berharap kesadaran serta
partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan semakin meningkat sehingga
potensi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Balangan dapat ditekan sejak
dini. (*)