Minggu, 30 Agustus 2026

BAPANGKU BAMITRA Wujudkan Balangan Tangguh Bencana


Salah satu fasilitas BAPANGKU BAMITRA yang dibangun Pemerintah Kabupaten Balangan bersama BPBD Balangan.

Balangan, Tirai Kota. - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan meluncurkan inovasi Rumah Panggung Evakuasi Aman Bencana Berbasis Kemitraan (BAPANGKU BAMITRA) sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di tingkat desa.

Peresmian inovasi tersebut dilaksanakan di Desa Pupuyuan, Kecamatan Lampihong, Rabu (8/7/2026), oleh Bupati Balangan yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aidinnor.

Kepala Pelaksana BPBD Balangan, Rahmi, mengatakan BAPANGKU BAMITRA merupakan inovasi berbasis kolaborasi yang mengedepankan gotong royong antara pemerintah, pemerintah desa, dan dunia usaha.

“Ini adalah rumah panggung evakuasi aman bencana berbasis kemitraan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan BAPANGKU BAMITRA bertujuan memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan ketangguhan menghadapi bencana, mendorong partisipasi masyarakat, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor.

“Inovasi ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi sarana multifungsi untuk menumbuhkan kesadaran dan budaya kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko bencana,” jelasnya.

Keunikan BAPANGKU BAMITRA terletak pada pola pembangunannya yang tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga melalui skema kemitraan dengan dunia usaha.

“Sejauh ini, konsep ini menjadi yang pertama di Kalimantan Selatan. Bahkan berpotensi menjadi contoh di tingkat nasional karena melibatkan dunia usaha dalam pembangunan shelter kebencanaan,” katanya.

Saat ini, telah dibangun delapan unit BAPANGKU BAMITRA di delapan desa di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Lampihong, Halong dan Juai.

Selain sebagai tempat evakuasi sementara, fasilitas ini juga difungsikan sebagai posko komando kebencanaan tingkat desa, pusat edukasi dan pelatihan mitigasi, dapur umum, hingga ruang kegiatan masyarakat seperti posyandu, pertemuan UMKM, dan rapat desa.

BPBD Balangan juga telah menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) serta melengkapi fasilitas pendukung yang akan terus dikembangkan, seperti pembangunan MCK, pengerasan halaman, dan sarana lainnya.

“Fasilitas ini sudah kami serahkan kepada pemerintah desa agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk berbagai kegiatan masyarakat,” tambahnya.

Dengan mengusung tagline “Mewujudkan Balangan Tangguh Menghadapi Bencana”, BPBD Balangan berharap inovasi BAPANGKU BAMITRA dapat diperluas ke desa-desa lain, khususnya yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana seperti banjir. (*)

Super Admin

Alfahri

Silahkan Masuk untuk berkomentar pada postingan!

Anda mungkin juga suka