- oleh AlFahri
- 10 Februari 2025
Mahasiswa dan mahasiswi prodi Teknik Sipil UNIVSM bersama dosen pendamping memperlihatkan karya yang diikutsertakan pada lomba.
Banjarmasin, Tirai Kota. – Meski tergolong sangat muda, program studi Teknik Sipil Universitas Sapta Mandiri (UNIVSM). Universitas kebanggaan Kabupaten Balangan ini berhasil bersaing dengan Perguruan Tinggi lain di Kalimantan Selatan.
Mahasiswa dan Mahasiswi terbaik kampus ini mampu torehkan prestasi di ajang National Balsa Bridge Civil Competition yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) Banjarmasin.
Pada Kompetisi yang merupakan bagian dari Cinergy Fest 2025. Perwakilan UNIVSM memperoleh juara Harapan 1.
Ajang bergengsi ini dilaksanakan pada tanggal 18 hingga 19 Oktober 2025, bertempat di kampus UNISKA MAB, Banjarmasin. Kompetisi ini menguji kemampuan para mahasiswa dalam merancang dan membangun sebuah jembatan dengan menggunakan bahan dasar balsa, yang harus memenuhi standar teknis serta estetika yang telah ditetapkan.
Berbagai persiapan yang komprehensif dilakukan oleh tim UNIVSM. Diantaranya perencanaan desain jembatan yang matang, pengumpulan alat dan bahan yang sesuai dengan regulasi lomba. Perakitan struktur jembatan yang kokoh, serta pemahaman mendalam terhadap peraturan dan kriteria penilaian yang telah ditetapkan.
Mahasiswa dan mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Teknik Sipil Universitas Sapta Mandiri diantaranya Dwi Sri Rezeky, M.Iqbal, dan Maulana, menjadi delegasi kampus ini, dan dampingi langsung oleh sang dosen pembimbing Zelby Rahayu, S.T., M.T.
Menurut , Zelby Rahayu, dari kompetisi ini adalah salah satu bukti nyata dari kontribusi, semangat, dan kreativitas yang dimiliki oleh para mahasiswa Teknik Sipil UNIVSM.
"Dukungan penuh kami berikan kepada para mahasiswa yang berkompetisi. Ini juga menjadi langkah awal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi dan mengharumkan nama baik UNIVSM.” jelas Zelby
Prestasi yang diraih oleh mahasiswa UNIVSM ini diharapkan dapat memotivasi seluruh civitas akademika untuk terus berprestasi dan memberikan kontribusi positif dalam bidang teknik sipil, serta memperkuat reputasi universitas di kancah nasional.
"Kami juga berharap, melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat terinspirasi, memperluas jaringan, serta meningkatkan ilmu dan wawasan mereka dalam menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan di masa depan," pungkasnya. (tk/alf)