- oleh Alfahri
- 04 April 2026
Ketua DPRD Balangan Hj Lindawati Bersama dengan Buapati Balangan H Abdul Hadi dan Kepala BPK RI Perwakilan Kalimantan Selatan Andriyanto usai menerima LPH dan Opini WTP dari BPK RI.
Balangan, Tirai Kota. – Untuk ke-13 kalinya, Pemerintah
Kabupaten Balangan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas pengelolaan keuangan daerah yang baik, di
Kantor BPK RI Perwakilan Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Selasa (26/5/2026).
Secara berturut-turut, opini WTP diraih Pemkab Balangan,
sebagai bukti pengelolaan keuangan daerah transparan, dan sesuai dengan Standar
Akuntansi Pemerintah (SAP). Dalam kesempatan tersebut Bupati Balangan, H Abdul
Hadi bersama dengan Ketua DPRD Balangan Hj Lindawati menerima Laporan Hasil
Pemeriksaan (LHP) beserta opini WTP yang diserahkan oleh Kepala BPK RI
Perwakilan Kalimantan Selatan, Andriyanto,
Bupati Abdul Hadi menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya
kepada seluruh jajaran pemerintah daerah yang telah bekerja keras menjaga tata
kelola keuangan secara transparan dan akuntabel sehingga prestasi tersebut
dapat terus dipertahankan.
“Ini adalah hasil kerja bersama. Tanpa kekompakan dan
tanggung jawab bersama, mustahil kita bisa mempertahankan WTP selama 13 tahun
berturut-turut,” ujar Abdul Hadi.
Menurutnya, capaian tersebut bukan sekadar penghargaan
administratif, tetapi juga menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam
mengelola anggaran secara efektif, efisien, dan sesuai dengan peraturan yang
berlaku.
Sementara itu, Ketua DPRD Balangan Hj Linda Wati menyambut
baik raihan tersebut. Ia menilai keberhasilan mempertahankan opini WTP selama
13 tahun berturut-turut menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah
dan DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan serta pengelolaan keuangan daerah.
“Sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif dalam
pengelolan keuangan yang akuntabel, transparan dan sesuai prosedur,” imbuhnya.
Linda berharap dengan kembali diraihnya opini WTP ini,
Kabupaten Balangan semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu daerah di
Kalimantan Selatan yang konsisten mempertahankan kualitas pengelolaan keuangan
daerah selama lebih dari satu dekade.
“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus
meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui tata kelola pemerintahan yang
baik dan akuntabel,” pungkasnya. (*)