- oleh Alfahri
- 10 November 2025
Foto bersama saat pertemuan Yayasan Sapta Bakti Pendidikan bersama Pengurus Yayasan AMKI Ketapang dengan Bupati Ketapang.
Ketapang, Tirai Kota. - Lebarkan sayap, perluas jangkauan. Ini yang sedang dilakukan oleh Universitas Sapta Mandiri (UNIVSM). Setelah sebelumnya melakukan kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi dibeberapa daerah. Kini UNIVSM kembali rencanakan gandeng perguruan tinggi lagi.
Akademi Manajemen Komputer dan Informatika (AMKI) Ketapang digadang-gadang akan bergabung dengan UNIVSM. Rencana ini bukan sekedar khabar burung saja, kerjasama kedua perguruan tinggi ini sudah mendapatkan restu Pemerintah Kabupaten Ketapang.
Dari penggabungan ini nantinya akan melahirkan Universitas Sapta Mandiri Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Ketapang, yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak kemajuan pendidikan tinggi di daerah.
Sebelumnya, untuk mendapatkan restu penggabungan kedua Kampus ini, pihak Yayasan Sapta Bakti Pendidikan yang menaungi UNIVSM, Senin (3/11/2025) lalu bersilaturahmi dengan Pemkab Ketapang.
Dr. Slametno, S.Pd., S.Kom., M.M., Ketua Yayasan Sapta Bakti Pendidikan, menyebutkan bahwa tujuan utama pertemuan adalah silaturahmi serta permohonan restu secara lisan dan arahan untuk rencana pendirian tersebut.
"Di Kabupaten Ketapang akan berdiri Universitas hasil penggabungan antara AMKI Ketapang dengan Universitas Sapta Mandiri yang nantinya AMKI Ketapang akan menjadi Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) dari Universitas Sapta Mandiri dengan nama Universitas Sapta Mandiri PSDKU Ketapang," jelas Slametno.
Tidak dengan tangan kosong, perumpamaan ini disampaikan Slametno kepada Pemkab Ketapang dan Manajemen AMKI. Setelah kerjasama ini terjadi, pihaknya berkomitmen untuk siapkan lahan dan membangun gedung tersendiri.
"Berdasarkan hasil pertemuan dengan Bupati Ketapang, nantinya pihak Universitas Sapta Mandiri akan mempersiapkan lahan dan bangunan tersendiri untuk kemandirian serta bukti keseriusan Universitas Sapta Mandiri berada di Kabupaten Ketapang,” ungkapnya.
Saat ini, proses perizinan penggabungan antara AMKI Ketapang dan Universitas Sapta Mandiri masih dalam tahap pengurusan. Sambil menunggu izin resmi dan pembangunan gedung baru yang representatif, kegiatan akademik sementara akan menggunakan gedung kampus AMKI Ketapang.
"Universitas Sapta Mandiri dan AMKI Ketapang saat ini sedang memproses ijin penggabungan. Sementara ini untuk gedung menempati kampus AMKI Ketapang sambil menunggu proses terbit ijin PSDKU dan pembangunan gedung universitas yang representatif," pungkasnya.
Sementara itu, dukungan terhadap penggabungan kedua kampus ini disampaikan langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., saat menerima audiensi jajaran Akademi Manajemen Komputer dan Informatika (AMKI) Ketapang bersama Badan Penyelenggara Universitas Sapta Mandiri, di Ruang Kerjanya.
Bupati Alexander dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Ketapang.
"Pemerintah Kabupaten Ketapang tentu mendukung setiap upaya dan inisiatif yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi serta pengembangan sumber daya manusia di daerah. Namun, kami juga menekankan agar seluruh proses penggabungan dan pendirian universitas ini tetap dilaksanakan secara tertib, sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku," tegas Bupati.
Lebih lanjut, Bupati berharap kehadiran universitas ini dapat berkontribusi nyata. Dapat menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas serta mendukung visi pemerintah daerah dalam mewujudkan SDM yang unggul, profesional, dan berdaya saing.
"Kami berharap universitas ini benar-benar hadir dan berkontribusi nyata dalam mencetak generasi muda Ketapang yang cerdas, berintegritas, serta mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional," ucapnya. (*)