Minggu, 30 Agustus 2026

DPRD Balangan Gelar RDP Bahas Kendala Beasiswa Mahasiswa Sapta Mandiri


Suasana Rapat Dengar Pendapat DPRD bersama Manajemen Universitas Sapta Mandiri.

Balangan, Tirai Kota. – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk menyelesaikan persoalan pencairan beasiswa mahasiswa penerima bantuan Yayasan Sapta Mandiri, Senin (3/8/2026).

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna ini mempertemukan perwakilan mahasiswa, pengurus Yayasan Sapta Mandiri, Bagian Kesra Pemkab Balangan, serta jajaran anggota dewan.

Mediasi ini digelar merespons keluhan mahasiswa yang terhambat perkuliahannya akibat tunggakan pembayaran. Salah satu perwakilan mahasiswa Politeknik Batulicin, Muhammad Rijali, mengungkapkan biaya kuliah mereka belum dibayarkan oleh pihak yayasan sejak Mei 2026.

Menjawab hal itu, Ketua Yayasan Sapta Mandiri, Slametno, bergeming bahwa kendala tersebut murni akibat miskomunikasi antar-lembaga. Ia menegaskan program ini merupakan beasiswa penuh dari yayasan, bukan program Pemkab Balangan.

"Semua biaya dari perkuliahan, bimbingan, sidang, hingga wisuda sepenuhnya ditanggung yayasan. Saat ini per 19 Juni 2026 sudah ada surat dari pimpinan Politeknik Batulicin yang memastikan perkuliahan dapat kembali dilanjutkan," terang Slametno.

Sejumlah anggota DPRD Balangan, seperti M. Ifdali, Sahbudin, Hafiz Ansari, dan H. Rusdi, mendesak yayasan untuk memperketat koordinasi dan transparansi informasi. Dewan meminta agar mahasiswa tidak menjadi korban 'pingpong' akibat buruknya komunikasi internal.

DPRD Balangan berharap masalah administrasi ini segera tuntas agar para mahasiswa dapat fokus menyelesaikan studi tanpa kendala finansial.

Super Admin

Alfahri

Silahkan Masuk untuk berkomentar pada postingan!

Anda mungkin juga suka