Minggu, 30 Agustus 2026

Gelar FKP, Disdikbud Balangan Evaluasi Pelayanan Publik


Forum Komunikasi Fublik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan.

Balangan, Tirai Kota. - Serap aspirasi masyarakat sekaligus mengevaluasi kualitas pelayanan publik di sektor pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Balangan menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026, di Aula Disdikbud Balangan, Kamis (2/7/2026).

Mengusung tema Mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas, Transparan, dan Partisipatif, forum ini dibuka oleh Kepala Disdikbud Kabupaten Balangan, H. Abiji.

Abiji mengatakan FKP ini bertujuan menghimpun masukan dan saran dari masyarakat sebagai bahan evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik. Selain itu, forum tersebut juga menjadi sarana untuk memastikan masyarakat memperoleh layanan pendidikan sesuai standar serta memahami prosedur pelayanan yang berlaku.

“Forum ini menjadi ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat agar pelayanan pendidikan terus meningkat, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap berbagai masukan yang disampaikan peserta dapat menjadi dasar penyempurnaan layanan pendidikan dan kebudayaan di Kabupaten Balangan.

Sementara itu, Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. Wasimin, menilai forum tersebut menjadi momentum penting untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan.

“Kepala sekolah yang baik akan mampu menghasilkan guru-guru yang baik di dalam sekolahnya,” katanya.

FKP 2026 ini dihadiri Ketua Dewan Pendidikan, Ketua Dewan Kesenian, Badan Pengawas Sekolah, serta sekitar 60 perwakilan kepala satuan pendidikan jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Balangan.

Pada kesempatan itu, Disdikbud Balangan memaparkan sedikitnya ada 13 jenis layanan publik yang dapat diakses masyarakat, di antaranya pendampingan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), layanan informasi publik, legalisasi ijazah, rekomendasi mutasi guru dan siswa, penggantian ijazah atau Surat Tanda Tamat Belajar (STTB), penanganan pengaduan masyarakat, hingga rekomendasi teknis pendirian satuan pendidikan.

Selain itu, dipaparkan pula sejumlah program prioritas pembangunan pendidikan dan kebudayaan, seperti Program Kartu Balangan Pintar, Beasiswa Prestasi, keikutsertaan dalam lomba PAUD, SD, dan SMP, pelatihan bakal calon kepala sekolah (BCKS), revitalisasi bahasa daerah melalui Festival Tunas Bahasa Ibu, pemilihan Nanang Galuh, Jelajah Cagar Budaya, pembinaan kesenian, serta Festival Budaya Banua Sanggam.

Melalui Forum Konsultasi Publik ini, Disdikbud Balangan berharap pelayanan publik di bidang pendidikan dan kebudayaan semakin berkualitas, transparan, akuntabel, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara optimal. (*)

Super Admin

Alfahri

Silahkan Masuk untuk berkomentar pada postingan!

Anda mungkin juga suka