- oleh Alfahri
- 04 April 2026
Ketua Forum Pengurangan Resiko (PBR) Kabupaten Balangan Hafiz Ansyari berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Balangan.
Balangan, Tirai Kota. – Ketua Forum Pengurangan
Resiko Bencana (PBR) Kabupaten Balangan, Hafiz Ansyari dukung pelaksanaan
program Keluarga Tangguh Bencana (KATANA) sebagai upaya meningkatkan
kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Dukungan Hafiz Ansyari yang juga selaku Ketua Komisi III
DPRD Balangan ini disampaikan saat rapat koordinasi bersama Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan terkait persiapan
Sosialisasi Keluarga Tangguh Bencana (KATANA) bagi anggota Ikatan Bidan
Indonesia (IBI) Cabang Balangan Tahun 2026, Selasa (9/6/2026).
Program hasil kolaborasi Forum PBR bersama dengan BPBD
Kabupaten Balangan ini dijadwalkan akan berlangusng pada 11 Juni 2026 nanti.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat edukasi kebencanaan pada tingkat keluarga
dan masyarakat.
Program KATANA dinilai Hafiz adalah langkah strategis
sebagai awal membuka wawasan dan membangun budaya sadar akan bencana yang
dimulai dari lingkungan keluarga.
“Mitigasi bencana harus dimulai dari tingkat keluarga.
Melalui program KATANA, masyarakat dapat memahami langkah-langkah kesiapsiagaan
dan penanganan awal saat menghadapi situasi darurat,” ujar Hafiz.
Menurutnya poltikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini,
keterlibatan berbagai pihak, termasuk tenaga kesehatan, dapat memperluas
jangkauan penyebaran edukasi kebencanaan hingga ke kelompok masyarakat yang
paling rentan terdampak saat terjadi bencana.
Menambahkan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD
Kabupaten Balangan, Jumaidil Hairi, mengatakan sosialisasi tersebut nantinya juga
akan melibatkan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Balangan yang juga merupakan bagian
dari Forum PRB.
Selain penyampaian materi kebencanaan, peserta juga akan
menerima bibit tanaman yang nantinya ditanam di lingkungan masing-masing
sebagai bentuk mitigasi bencana berbasis lingkungan.
“Penanaman pohon merupakan salah satu langkah sederhana
namun penting dalam mendukung pengurangan risiko bencana seperti banjir melalui
penghijauan dan pelestarian lingkungan,” jelas Jumaidil.
Keterlibatan IBI Cabang Balangan diharapkan Jumaidil mampu
memperkuat peran bidan dalam memberikan edukasi kebencanaan kepada keluarga,
khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak yang termasuk kelompok
rentan saat terjadi bencana.
Melalui sinergi BPBD, Forum PRB, KPH Balangan, dan IBI
Cabang Balangan, program KATANA diharapkan dapat meningkatkan kapasitas
masyarakat dalam menghadapi bencana serta mendukung terwujudnya Kabupaten
Balangan yang lebih tangguh dan siap siaga. (*)