- oleh AlFahri
- 10 Februari 2025
Prosesi pengibaran bendera yang dilakukan oleh Paskibraka Kabupaten Balangan.
Balangan, Tirai Kota. — Pemerintah Kabupaten Balangan sukses menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan, Senin (17/8/2026).
Rangkaian peringatan yang berlangsung khidmat sejak
pengibaran hingga penurunan bendera ini menjadi ajang penguat nasionalisme
sekaligus momentum membangun daerah.
Pada puncak upacara pengibaran bendera, Bupati Balangan H.
Abdul Hadi bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara. Momen sakral ini turut
diwarnai pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan RI oleh Ketua DPRD Kabupaten
Balangan, Hj. Lindawati. Prosesi tersebut disaksikan jajaran Forum Koordinasi
Pimpinan Daerah (Forkopimda), Aparatur Sipil Negara (ASN), personil TNI-Polri,
organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta tamu undangan.
Melalui momen peringatan ini, Pemkab Balangan mengajak
seluruh elemen masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan karya nyata, menjaga
kerukunan, serta memperkuat semangat gotong royong.
"Kemerdekaan ini merupakan hasil perjuangan dan
pengorbanan para pendahulu. Semangatnya harus terus diwujudkan melalui
kontribusi nyata untuk membangun Balangan yang semakin maju dan
sejahtera," tegas Bupati Abdul Hadi dalam pesan momentum HUT ke-81
RI.
Rangkaian acara berlanjut hingga sore hari pada Upacara
Penurunan Sang Merah Putih yang dipimpin oleh Wakil Bupati Balangan, Akhmad
Fauzi, selaku Inspektur Upacara, dengan Komandan Upacara Kapten Inf. Eko Pujo.
Suasana haru kian terasa saat paduan suara dari SMA Negeri 2 Paringin
mengumandangkan lagu perjuangan Syukur dan Gugur Bunga.
Prosesi penurunan bendera sukses dijalankan oleh Pasukan
Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Balangan yang tampil apik dengan
formasi Pradipta Baswara. Sosok yang menjadi sorotan dalam tugas krusial ini
adalah Fitri Sriwidya Handayani, siswi SMA Negeri 1 Awayan yang dipercaya
sebagai pembawa baki.
Bagi Fitri, amanah tersebut memberikan kebanggaan luar biasa
sekaligus membentuk kedisiplinan dirinya selama mengikuti pembinaan Paskibraka.
"Saya merasa sangat bangga dan berterima kasih telah dipercaya menjadi pembawa baki pada upacara penurunan ini. Dari proses latihan ketat yang diatur sedemikian rupa, saya yang awalnya kurang disiplin berubah menjadi sangat disiplin. Selain itu, saya sangat senang bisa memupuk rasa kebersamaan dengan teman-teman," pungkasnya. (alf)