- oleh AlFahri
- 10 Februari 2025
Suasana Pasar Paringin pada hari Senin.
Balangan, Tirai Kota. – Progress positif geliat
ekonomi di Pasar Paringin, yang menjadi sentral perdagangan dan perekonomian
Kabupaten Balangan, menunjukkan kemajuan pada awal pekan bulan Juli 2026.
Dari pantauan lapangan, Senin (6/82026) saat hari pasar di
Paringin, harga sejumlah komoditas bahan pokok dan barang penting (Bapokting)
secara umum dilaporkan berada dalam kondisi relatif stabil tanpa adanya
lonjakan harga yang ekstrem.
Kondisi ini menjadi angin segar bagi masyarakat Bumi
Sanggam, terutama di tengah kekhawatiran komoditas pangan yang kerap fluktuatif
di tingkat regional. Stabilnya harga jual di tingkat pedagang eceran ini dipicu
oleh terjaganya rantai pasok dari para distributor dan agen besar.
Istiqomah salah serorang pedagang sembako di Pasar Paringin mengatakan, kelancaran
distribusi dari daerah penyuplai menjadi faktor utama yang menahan laju
kenaikan harga. Pasokan barang dari luar daerah, baik dari pangkalan distribusi
di perkotaan maupun hasil bumi petani lokal, masuk secara konsisten tanpa ada
kendala akomodasi yang berarti.
“Aktivitas bongkar muat barang dari para penyuplai sejauh
ini berjalan sangat aman. Tidak ada kendala cuaca atau keterlambatan pengiriman
yang biasanya memicu kelangkaan barang. Karena stok di gudang-gudang pasar
melimpah, harga otomatis jadi lebih terkendali dan bertahan di angka normal,”
ujarnya
Kelancaran ini membuat daya beli masyarakat tetap terjaga
dengan baik, terlihat dari ramainya kunjungan konsumen yang melakukan transaksi
sejak pagi hari.
Dari hasil pendataan acak terhadap beberapa agen dan
pedagang eceran di dalam pasar, berikut adalah pemetaan kondisi harga komoditas
bapokting utama yang menjadi konsumsi harian masyarakat yaitu beras lokal dan
jawa (stabil), minyak goreng dan gula pasir (stabil), daging ayam dan sapi
(fluktuasi wajar), serta cabai, bawang dan sayuran lainnya (berangsur turun).
Meskipun kondisi pasar saat ini terbilang kondusif,
Pemerintah Kabupaten Balangan melalui dinas teknis terkait menegaskan tidak
akan lengah. Langkah antisipatif berupa pengawasan berkala dan inspeksi
mendadak (Sidak) ke lapangan akan terus diintensifkan secara rutin.
Langkah ini diambil guna memastikan tidak ada pihak-pihak
spekulen yang memanfaatkan situasi dengan melakukan penimbunan barang, atau
memainkan harga secara sepihak di luar batas kewajaran yang dapat merugikan
masyarakat luas.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tetap
tenang, berbelanja secara bijak, dan tidak melakukan aksi panic buying
(pembelian berlebihan karena panik). Dengan jaminan stok yang aman dari pihak
distributor dan pengawasan ketat dari pemerintah, stabilitas harga di Pasar
Paringin diharapkan dapat terus bertahan hingga beberapa pekan ke depan. (*)