- oleh AlFahri
- 10 Februari 2025
Rapat Koordinasi antara Pemkab Balangan bersama dengan PT. PLN (Persero)
Balangan, Tirai Kota. - Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Balangan bersama PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan
(UP2K) Kalimantan Selatan mematangkan rencana pembangunan jaringan Listrik Desa
(Lisdes) di 14 titik melalui rapat koordinasi yang digelar di Aula Benteng
Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan, Senin (6/7/2026).
Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan sebagai upaya
memperluas akses kelistrikan bagi masyarakat di wilayah terpencil sekaligus
mempercepat pemerataan layanan listrik di Kabupaten Balangan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan, Fakhriyanto,
mengatakan masih terdapat 14 titik yang belum teraliri listrik. Sebelum
diusulkan untuk pembangunan, pemerintah daerah akan melakukan pendataan dan
verifikasi guna memastikan lokasi yang memenuhi persyaratan.
"Beberapa lokasi berada di kawasan hutan dan memiliki
akses jalan yang belum memadai. Untuk itu, Pemkab Balangan akan mengupayakan
penyelesaian status kawasan serta peningkatan akses jalan agar pembangunan
jaringan listrik dapat dilaksanakan secara bertahap, terutama di Kecamatan
Halong, Lampihong, dan Tebing Tinggi," ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan jaringan listrik tidak hanya
berfokus pada penyediaan pasokan listrik, tetapi juga harus didukung
peningkatan infrastruktur penunjang, seperti akses jalan dan jaringan internet
agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarak.
Pada kesempatan yang sama, Manager UP2K Kalimantan Selatan,
Winardi, menyampaikan program listrik desa merupakan program pemerintah pusat
yang dilaksanakan oleh PLN dengan dukungan anggaran APBN melalui Kementerian
Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
"Setelah menerima usulan dari pemerintah daerah, kami
akan melakukan survei untuk memetakan tantangan di lapangan sebelum menentukan
kebutuhan material, anggaran, hingga pelaksanaan pekerjaan agar masyarakat di
wilayah terpencil segera memperoleh akses listrik," katanya.
Winardi menambahkan, dari 14 titik yang telah terdata di
Kabupaten Balangan, tiga lokasi menjadi prioritas awal untuk disurvei dan
berpeluang dikerjakan pada tahun ini, yakni Dusun Sawang di Desa Mamigang,
Dusun Rapit di Desa Marajai, serta Dusun Jungkal di Desa Kusambi Hulu. (*)