- oleh AlFahri
- 10 Februari 2025
Ketua TP PKK Kabupaten Balangan Hj Sri Huriyati Hadi menilai beberapa olahan makanan yang buat oleh peserta lomba memasak.
Balangan, Tirai Kota. - Pemerintah Kabupaten Balangan
melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) bersama dengan
Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten
Balangan menggelar Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman
(B2SA). Berlangsung di Mahligai Mayang Maurai, Paringin, pada Selasa
(14/7/2026).
Bertempat di Mahligai Mayang Maurai, Paringin, Selasa
(14/7/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten
Balangan Hj Sri Huriyati Hadi. Kegiatan yang menjadi ajang unjuk kreativitas dalam
mengolah makanan bergizi dari bahan pangan lokal ini diikuti oleh perwakilan
dari delapan pemerintahan kecamatan.
Acara ini digelar sebagai upaya nyata untuk mendorong
pemanfaatan pangan lokal yang tidak hanya bergizi dan kreatif, tetapi juga
memiliki nilai ekonomi yang tinggi bagi masyarakat Bumi Sanggam.
Ketua TP PKK Kabupaten Balangan, Sri Huriyati Hadi,
mengungkapkan bahwa Lomba Cipta Menu B2SA ini merupakan agenda tahunan yang
krusial. Selain sebagai media edukasi, ajang ini juga berfungsi sebagai sarana seleksi
untuk menjaring perwakilan terbaik yang akan membawa nama Kabupaten Balangan ke
lomba tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
“Diharapkan ke depan semakin banyak inovasi yang
ditampilkan, sehingga menu yang dihasilkan lebih menarik dan bisa menjadi inspirasi
nyata bagi masyarakat luas,” tuturnya.
Melalui pelaksanaan lomba ini, Pemkab Balangan berharap
masyarakat dapat semakin terbiasa mengonsumsi pangan lokal yang beragam,
bergizi, seimbang, dan aman. Langkah ini diyakini mampu meningkatkan kualitas gizi
keluarga secara berkelanjutan sekaligus menjadi pilar penting dalam mencetak
generasi Balangan yang sehat dan bebas stunting.
Menambahkan, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kabupaten
Balangan, Dewi Diniati, menjelaskan bahwa lomba ini memiliki peran strategis
dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga. Selain itu, kegiatan ini
juga disinkronkan dengan program prioritas pemerintah dalam bidang kesehatan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong kreativitas
masyarakat dalam mengolah pangan lokal, sekaligus mendukung percepatan
penurunan stunting melalui penguatan ketahanan pangan keluarga,” ujar Dewi.
Ia juga berharap menu-menu inovatif yang ditampilkan oleh
para peserta tidak berhenti di meja perlombaan, melainkan dapat diimplementasikan
dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap kreasi menu ini dapat diterapkan sebagai menu
harian keluarga dan mampu membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM berbasis
pangan olahan di Balangan,” tambahnya.
Dewi juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada TP PKK
Kabupaten Balangan. Menurutnya, sinergi yang kuat antara DKP3 dan TP PKK sangat
membantu dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya konsumsi pangan sehat
di lingkungan keluarga. (*)