- oleh AlFahri
- 10 Februari 2025
Anak-anak sekolah tingkat SLTP dan SLTA mendapat edukasi terkait mitigasi bencana.
Balangan, Tirai Kota. - Badan Penanggulangan Bencana
Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan memberikan edukasi kesiapsiagaan dan mitigasi
bencana kepada siswa baru SMP Negeri 2 Paringin dan SMK Negeri 1 Paringin,
dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran
2026/2027, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Kesiapsiagaan dan Mitigasi
dalam Menghadapi Bencana” tersebut bertujuan menanamkan budaya sadar bencana
sejak dini kepada para peserta didik, sehingga mereka memahami langkah-langkah
yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat.
Perwakilan BPBD Kabupaten Balangan, Rizky Rahmatillah,
mengatakan materi yang disampaikan mencakup pengenalan berbagai jenis bencana
yang berpotensi terjadi di lingkungan sekitar sekolah maupun tempat tinggal
siswa, serta tindakan yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana
terjadi.
“Kami ingin siswa baru tidak hanya mengenal lingkungan
sekolah, tetapi juga mengenal potensi risiko di sekitarnya dan mengetahui cara
menyelamatkan diri dengan aman tanpa panik,” ujarnya.
Menurut Rizky, pembekalan mengenai kesiapsiagaan bencana
menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan
tangguh terhadap berbagai potensi bencana.
Ia menjelaskan, siswa menghabiskan sebagian besar waktunya
di lingkungan sekolah sehingga pengetahuan mengenai mitigasi bencana perlu
diberikan sejak awal masa pendidikan.
“Anak-anak menghabiskan sebagian besar waktunya di sekolah.
Jika mereka dibekali pengetahuan mitigasi sejak awal, maka sekolah akan menjadi
tempat yang lebih aman. Ini juga merupakan investasi jangka panjang dalam
membangun Kabupaten Balangan yang tangguh menghadapi bencana,” jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, BPBD berharap lahir generasi muda
yang memiliki kesadaran tinggi terhadap risiko bencana, siap siaga menghadapi
kondisi darurat, serta mampu menjadi agen perubahan dalam upaya pengurangan
risiko bencana di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Rizky menambahkan, BPBD Kabupaten Balangan berkomitmen
mendorong pelaksanaan edukasi serupa di sekolah-sekolah lain agar budaya sadar
bencana semakin melekat sebagai bagian dari karakter peserta didik.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan
di sekolah-sekolah lain di Kabupaten Balangan sehingga budaya sadar bencana
dapat tertanam sejak dini dan menjadi bagian dari karakter generasi muda,”
pungkasnya. (*)