- oleh AlFahri
- 10 Februari 2025
Anak-anak SMKN 1 Paringin bersama Pendamping yang tergabung dalam Tim ELECTRICITEAM berhasil menjadi juara II Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) Volt-In 2026.
Balangan, Tirai Kota. - Siswa SMKN 1 Paringin kembali
mengharumkan nama Kabupaten Balangan di tingkat nasional. Tim ELECTRICITEAM
berhasil meraih Juara 2 pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) Volt-In
2026 yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Universitas
Surabaya.
Prestasi tersebut diraih melalui karya inovatif bertajuk
SIMETRIK 3.1 (Sistem Monitoring Energi dan Tagihan Listrik Berbasis
Mikrokontroler). Tim terdiri atas Yuda Afrijal sebagai ketua, bersama Rezha
Maulidi Saputra dan Muhammad Reigi Alfarizi.
Kepala Program Keahlian Teknik Ketenagalistrikan SMKN 1
Paringin, Dasprianti, mengaku bangga atas capaian yang diraih para siswanya. Ia
berharap prestasi tersebut menjadi pemacu semangat bagi seluruh peserta didik
untuk terus berkarya dan berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
“Alhamdulillah, capaian ini menjadi bukti bahwa siswa SMKN 1
Paringin mampu bersaing di tingkat nasional melalui inovasi dan kerja keras
yang konsisten. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan
kemampuan dan meraih pencapaian yang lebih tinggi di masa mendatang,” ucapnya, Selasa
(14/7/2026) di Paringin.
Keberhasilan Tim ELECTRICITEAM di ajang Volt-In 2026 semakin
mempertegas kualitas pendidikan vokasi di SMKN 1 Paringin. Melalui inovasi
berbasis teknologi yang menjawab kebutuhan masyarakat, sekolah tersebut terus
mendorong lahirnya lulusan yang kreatif, kompetitif, dan siap menghadapi
tantangan dunia industri maupun perkembangan teknologi di masa depan.
Lebih lanjut, Pembimbing tim, Muhammad Rifky Maulana,
menjelaskan bahwa SIMETRIK 3.1 dikembangkan sebagai solusi untuk membantu
masyarakat memantau penggunaan listrik secara real-time sekaligus memperkirakan
besaran tagihan listrik dengan lebih akurat.
Menurutnya, sistem ini juga dilengkapi berbagai fitur
pendukung, seperti notifikasi otomatis melalui aplikasi Blynk dan WhatsApp,
serta sistem proteksi yang mampu meningkatkan keamanan penggunaan instalasi
listrik.
“Dengan begitu, masyarakat dapat lebih efisien dalam
menggunakan energi listrik. SIMETRIK 3.1 juga dilengkapi fitur notifikasi
melalui Blynk dan WhatsApp serta proteksi otomatis, menjadikannya solusi tepat
guna yang sederhana dan mudah diterapkan,” ujar Rifky.
Ia menambahkan, pengembangan inovasi tersebut tidak akan
berhenti sampai di sini. Tim berencana menyempurnakan SIMETRIK 3.1 dengan
mengintegrasikan teknologi machine learning untuk menganalisis pola konsumsi
energi, sekaligus menyesuaikan produk dengan standar SNI, PUIL, dan K3. Selain
itu, desain papan sirkuit (PCB) dan casing juga akan terus disempurnakan agar
siap diproduksi dan dimanfaatkan secara lebih luas.
Rifky menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa
siswa SMKN 1 Paringin mampu menghadirkan inovasi yang tidak hanya unggul secara
akademik, tetapi juga memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa SMKN 1 Paringin terus berkomitmen melahirkan generasi yang mampu berinovasi dan memberikan solusi nyata bagi permasalahan di masyarakat melalui teknologi,” pungkasnya. (*)