- oleh AlFahri
- 10 Februari 2025
Wakil Bupati Balangan menyerahkan penghargaan dan bonus pada atlet Sambo, Siti Julaiha pada Peringatan Hardiknas tahun 2026 di Pemkab Balangan.
Balangan, Tirai Kota. – Pemerintah Kabupaten Balangan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balangan gelar Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Balangan, Senin (4/5/2026).
Bertemakan
"Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk
Semua", memiliki pesan yang sangat kuat kepada semua komponen pemerintahan
dan masyarakat untuk berpartisipasi meningkatkan mutu pendidikan. Meningkatnya mutu
pendidikan berujung pada meningkatnya kualitas SDM yang dihasilkan.
Hasil
dari meningkatnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bisa merambah segala
aspek, tidak hanya pada pendidikan dasar pada umunya. Melainkan bisa
meningkatkan kemampuan pada bidang lainnya olahraga, seni dan lainnya.
Sebagai
bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Balangan kepada SDM Balangan yang
berprestasi di bidang olahraga. Pemkab Balangan menyerahkan penghargaan dan
bonus kepada atlet berprestasi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII
Kalimantan Selatan 2025 di Tanah Laut kemarin.
Adapun
diantaranya Aisya Syaira Athar dari cabang olahraga (cabor) menembak yang
meraih 16 medali emas dengan bonus Rp610 juta, Siti Julaiha dari cabang sambo
dengan 17 medali perak dan bonus Rp494 juta, serta Nor Alimah dari cabang
taekwondo yang meraih 45 medali perunggu dengan bonus Rp896 juta.
Kemudian
Pemkab juga menyerahkan penghargaan dan bonus kepada atlet disabilitas pada Pekan
Paralimpik Provinsi (Peparprov) V Kalimantan Selatan 2025 di Tanah Laut. Diantaranya
Rahmad Rizali dari cabang renang yang meraih 26 medali emas dengan bonus
Rp1,062 miliar. Rubiansyah dari cabang bulu tangkis dengan 24 medali perak dan
bonus Rp648 juta, serta Zues Herliansyah dari cabang atletik yang meraih 26
medali perunggu dengan bonus Rp457 juta.
Dalam
sambutannya, Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, menekankan pentingnya
mewujudkan pendidikan bermutu. Menurutnya pendidikan tidak hanya berfungsi
untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga membentuk karakter dan
peradaban yang berdaya saing.
"Pendidikan
adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah serta potensi manusia.
Intinya adalah memuliakan manusia melalui asah, asih, dan asuh," ujarnya.
Sementara
itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan, Abiji,
mengatakan, peringatan Hardiknas dimanfaatkan sebagai momentum untuk bersilaturahmi
dengan para guru.
"Hari
ini apel gabungan, alhamdulillah pesertanya cukup banyak. Ini juga merupakan
kelanjutan program dari pusat yang kita sandingkan di daerah, seperti
digitalisasi pendidikan dan revitalisasi. Banyak hal yang perlu kita selaraskan,"
katanya.
Abiji
berharap, peringatan Hardiknas tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial,
melainkan mampu meningkatkan komitmen para guru dan seluruh pemangku
kepentingan dalam memajukan pendidikan.
"Kita
tidak hanya terfokus pada peringatannya, tetapi juga pada komitmen guru untuk
melaksanakan program dengan baik, serta sinergitas antar guru dan seluruh
stakeholder agar pendidikan di Balangan terus berjalan dengan baik dan
lancar," harapnya.
Dalam
rangkaian kegiatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama
pakta integritas penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SD
dan SMP negeri Tahun Ajaran 2026/2027.
Penandatanganan
ini menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memastikan pelaksanaan SPMB
berjalan sesuai prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, tanpa
diskriminasi, serta dilaksanakan secara gratis. (*)