- oleh Alfahri
- 15 Mei 2025
Wakil Bupati Balangan H Ahmad Fauzi memberikan sambutan pada pelantikan Pengurus KONI Balangan.
Balangan, Tirai Kota. - Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Balangan periode 2026-2030 resmi dilantik.
Sebanyak 40 orang pengurus KONI Balangan berjejer rapi mengikuti prosesi pelantikan yang berlangsung di Aula Mayang Mengurai Komplek Garuda Maharam, Rabu (22/4/2026).
Hadir Pengurus KONI Provinsi Kalsel, Wakil Sekretaris III KONI Prov Kalsel H. AR Iwansyah, Wakil Bupati Balangan H Ahmad Fauzi, sejumlah tamu undangan dan perwakilan pengurus Cabang Olahraga (Cabor) KONI Balangan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Balangan H Ahmad Fauzi optimis KONI Balangan dibawah kepemimpinan Fuad Ridha bersama seluruh pengurus, mampu membawa perubahan yang lebih baik lagi untuk KONI Balangan.
"Kami yakin dengan pengurus yang baru ini, insyaallah akan membawa peningkatan untuk KONI Balangan," ujar Wakil Bupati Balangan.
Dirinya juga berharap dilakukannya evaluasi mendalam terkait pencapaian pada PORPROV di Kabupaten Tala waktu lalu.
"Evaluasi lagi sistemnya, dan lakukan perbaikan manajemen supaya tidak juru kunci lagi," imbuhnya
Senada, Wakil Sekretaris III KONI Prov Kalsel H. AR Iwansyah, juga menyakini dengan semangat baru pengurus baru KONI Balangan dapat membawa perubahan yang baik.
"Kami juga yakin, dibawah kepemimpinan Fuad didampingi Bapak Haris Makkie, KONI Balangan akan jauh lebih baik. Mungkin saja nanti tidak lagi di posisi tiga belas melainkan di posisi tiga besar," ucapnya.
Sementara itu, Ketua KONI Balangan Fuad Ridha menyampaikan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya untuk memimpin KONI Balangan,
"Langkah awal, kami akan Konsolidasi menyeluruh seluruh komponen KONI Balangan, kemudian akan membuat dan melaksanakan program prioritas yang telah kami siapkan sejak awal," ungkap Fuad.
Dirinya menginkan terlaksananya program pembentukan Cabor unggulan, yang mana cabor-cabor potensial akan masuk pada program ini. Juga untuk program Cabor Pembinaan, beberapa cabor yang kurang dominan akan dimaksimalkan dalam program pembinaan ini.
"Kita nanti juga akan mendatangkan ahli dibidangnya masing-masing, untuk menganalisis seluruh cabor, mana yang potensial untuk lebih dikembangkan. Sehingga pembinaan yang kita laksanakan lebih optimal," pungkasnya. (tk/wnd)