Senin, 01 Juni 2026

Rumuskan Langkah Strategis Pembinaan, KONI Balangan Optimis Progress Kualitas Olahraga Balangan Meningkat


Nara sumber dari pengurus NPC Balangan memberikan materi dan masukkan untuk sistem pelatihan dan pembinaan atlet.

Balangan, Tirai Kota. – Susun langkah strategis dan konsep pembinaan olahraga di Balangan, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balangan gelar Focus Group Discussion (FGD) bertemakan “Sinergi dan Strategi Pembinaan Olahraga dalam Meningkatkan Daya Saing Daerah” di Ar-Raudah Hotel Syariah, Rabu (20/5/2026).

Dibuka secara resmi oleh Asisten II Setdakab Balangan, FGD ini diikuti oleh tokoh penting dunia olahraga di Balangan, pengurus cabang olahraga (cabor) dan awak media. Dari Forum ini diharapkan hadir berbagai saran dan masukkan yang dapat diakomodir menjadi sebuah rumusan strategi pembinaan olahraga di Bumi Sanggam yang terstruktur dengan baik untuk peningkatan kualitas dan prestasi atlet daerah.

Ketua Umum KONI Balangan, Muhammad Fuad Ridha, menjelaskan kegiatan yang sedang pihak laksanakan ini adalah upaya awal kepengurusan baru menyusun langkah-langkah strategis untuk sistem pembinaan olahraga. Dengan harapan, terstrukturnya pola pembinaan dengan baik dan maksimal, akan terlihat progress kualitas atlet Balangan semakin meningkat.

“Ini adalah langkah awal kami untuk menghimpun berbagai konsep dan gagasan. Harapannya nanti akan lahir rekomendasi terbaik yang bisa diaplikasikan oleh semua cabor dan dapat disinergikan kepada seluruh pemegang kebijakan,” ujar Fuad.

Adapun hasil dari diskusi ini tambah Fuad, nantinya akan menjadi acuan pihaknya dalam menentukan kebijakan dan program pembinaan, juga untuk menentukan cabor unggulan dan cabor bukan unggulan.

“Kami ingin seluruh cabor, baik reguler maupun disabilitas, mendapatkan perhatian dan kesempatan berkembang yang sama,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, pembahasan mengenai olahraga disabilitas menjadi salah satu perhatian utama. Selama ini, , padahal memiliki target prestasi yang tidak kalah dengan olahraga reguler.

Dilain pihak Pengurus  National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Balangan, Dr. Ferry, MM. RS menjelaskan bahwa pembinaan atlet disabilitas membutuhkan perhatian khusus. Dan olahraga bagi penyandang disabilitas masih sering dianggap sekadar aktivitas rekreasi, melainkan memiliki target pretasi yang bisa bersaing dengan olahraga regular.

“Kebutuhan atlet disabilitas tidak hanya soal latihan, tetapi juga menyangkut aksesibilitas dan dukungan fasilitas. Saat mewajibkan atlet disabilitas untuk berlatih, maka semua kebutuhannya juga harus dipikirkan. Mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga tempat latihan yang aksesibel. Tidak mungkin atlet disabilitas dari Halong misalnya diminta latihan ke Paringin tanpa memikirkan transportasinya,” imbuhnya.

Sang motor penggerak NPC Balangan ini tidak menampik terkait minimnya fasilitas pendukung untuk berlatih atlet disabilitas di Balangan. Yang mana pihaknya menyikapi dengan melakukan pola pelatihan terpusat di tingkat provinsi dengan fasilitas latihan yang memadai dan mendapatkan hasil yang optimal.

“Karena fasilitas kita di daerah kurang memadai, maka kami kirim atlet kami untuk berlatih di Provinsi. Dan semua biaya yang dikeluarkan selama proses latiahan akan ditanggung kami semua,” bebernya.

Harapan besar KONI Balangan dibawah kepengurusan baru, bisa menentukan langkah dan strategi yang tepat untuk pembinaan olahraga di daerah dari hasil rumusan FGD ini. Sinergi semua komponen pemerintahan, pengurus cabor, atlet dan masyarakat Balangan dapat meningkatkan kualitas olahraga, berprestasi dan dapat bersaing diberbagai kancah. (tk/alf).

Super Admin

Alfahri

Silahkan Masuk untuk berkomentar pada postingan!

Anda mungkin juga suka

  • oleh Alfahri
  • 13 November 2025
12 Medali Berhasil Dikumpulkan PDBI HSU