- oleh AlFahri
- 10 Februari 2025
Petugas BPBD memasang spanduk himbauan tentang Karhutla.
Balangan, Tirai Kota. - Badan Penanggulangan Bencana
Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan mengambil langkah preventif guna
mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebagai bentuk
kewaspadaan dini, BPBD memasang spanduk imbauan dan peringatan bahaya karhutla
yang tersebar di lima wilayah kecamatan rawan bencana Senin (27/7/2026).
Pemasangan media sosialisasi ini difokuskan pada titik-titik
strategis yang memiliki potensi kerawanan tinggi serta kerap menjadi
perlintasan aktivitas warga. Wilayah yang menjadi sasaran kegiatan edukasi
publik ini meliputi Kecamatan Paringin, Paringin Selatan, Batumandi, Lampihong,
dan Juai.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan, H. Rahmi,
menyampaikan bahwa langkah pemasangan papan imbauan ini bertujuan untuk
meningkatkan kesadaran serta kepedulian masyarakat terhadap bahaya pembukaan
lahan dengan cara dibakar. Edukasi langsung di lapangan dinilai efektif untuk
menekan potensi munculnya titik panas (hotspot).
“Melalui media imbauan tersebut, kami secara tegas
mengingatkan warga agar tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah maupun
pembersihan lahan pertanian menggunakan api secara sembarangan. Kelalaian kecil
dalam mengelola api saat musim kemarau berisiko memicu kebakaran meluas yang
sulit dikendalikan,” tegasnya.
Selain memberikan edukasi mengenai dampak buruk kerusakan
lingkungan dan gangguan kesehatan akibat asap, spanduk imbauan tersebut juga
memuat informasi terkait sanksi pidana bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan.
Penegasan aturan hukum ini diharapkan dapat memberikan efek jera serta mencegah
tindakan spekulatif di masyarakat.
“Kami mengajak seluruh jajaran pemerintah kecamatan, aparatur
desa, hingga tokoh masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan aktif di
wilayah masing-masing. Keterlibatan seluruh elemen warga menjadi pilar utama
dalam menjaga lingkungan dari ancaman bencana asap,” ajaknya.
Melalui upaya pencegahan secara masif ini, BPBD Kabupaten
Balangan optimistis potensi terjadinya karhutla di daerah dapat diminimalkan
sejak dini. Pihaknya mengimbau warga agar segera melaporkan kepada petugas atau
posko bencana terdekat jika menemukan potensi atau titik api di sekitar tempat
tinggal mereka. (*)