Minggu, 30 Agustus 2026

Tahap Basasuluh Dimulai! Calon Nanang Galuh Balangan 2026 Diuji Wawasan Budayanya


Para peserta seleksi Nanang Galuh Kabupaten Balangantahun 2026 mengikuti seleksi.

Balangan, Tirai Kota. – Puluhan generasi muda berbakat di Kabupaten Balangan mulai menunjukkan kemampuannya dalam ajang Pemilihan Nanang Galuh (Naga) Balangan 2026 yang di gelar di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan, Paringin Selatan, pada Sabtu (22/8/2026).

Pada sesi ini para peserta mengikuti eleksi Tahap I yang mengusung metode Basasuluh, yaitu tahapan wawancara mendalam.

Tahap Basasuluh ini menjadi salah satu penentu utama bagi para peserta. Tidak hanya sekadar tatap muka, sesi ini dirancang khusus untuk menguji wawasan umum, karakter, kemampuan berkomunikasi, hingga tingkat kesiapan peserta sebelum melangkah ke rangkaian seleksi berikutnya.

Ketua Pelaksana Pemilihan Nanang Galuh Balangan 2026, Muhammad Rizky Fadhillah, menjelaskan bahwa tim penguji ingin menggali potensi terbaik dari setiap calon duta daerah tersebut. Menurutnya, pemahaman mengenai kearifan lokal menjadi nilai yang sangat krusial.

"Pada tahap wawancara ini, kami ingin melihat kemampuan peserta secara lebih mendalam, baik dari sisi cara mereka berkomunikasi, keluasan wawasan, maupun pemahaman mereka terhadap kebudayaan dan potensi besar yang dimiliki Kabupaten Balangan," tegas Rizky saat ditemui di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, siapapun Nanang dan Galuh yang kelak terpilih harus mampu menjadi representasi positif generasi muda Balangan. Mereka memikul peran penting sebagai garda terdepan dalam mempromosikan pariwisata, melestarikan budaya, serta membawa nama baik daerah di tingkat yang lebih tinggi.

Antusiasme tinggi pun terpancar dari para peserta seleksi. Salah seorang peserta, Nor Asifa, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya dapat melangkah sejauh ini. Bagi Asifa, keikutsertaannya dalam Pemilihan Nanang Galuh Balangan 2026 bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan, melainkan sebagai proses pengembangan diri.

"Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari seleksi tahun ini. Bagi saya, ini adalah kesempatan emas untuk belajar, menambah pengalaman baru, serta mengenal lebih dalam kekayaan budaya dan potensi yang ada di daerah kita sendiri," tutur Asifa dengan penuh semangat.

Ia berharap dapat menjalani seluruh proses seleksi dengan maksimal dan menjadikan setiap tahapannya sebagai pelajaran berharga. (alf)

Super Admin

Alfahri

Silahkan Masuk untuk berkomentar pada postingan!

Anda mungkin juga suka