- oleh AlFahri
- 10 Februari 2025
Para peserta seleksi Nanang Galuh Kabupaten Balangantahun 2026 mengikuti seleksi.
Balangan, Tirai Kota. – Puluhan generasi muda berbakat di Kabupaten Balangan mulai menunjukkan kemampuannya dalam ajang Pemilihan Nanang Galuh (Naga) Balangan 2026 yang di gelar di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan, Paringin Selatan, pada Sabtu (22/8/2026).
Pada sesi ini para peserta mengikuti eleksi Tahap I yang
mengusung metode Basasuluh, yaitu tahapan wawancara mendalam.
Tahap Basasuluh ini menjadi salah satu penentu utama bagi
para peserta. Tidak hanya sekadar tatap muka, sesi ini dirancang khusus untuk
menguji wawasan umum, karakter, kemampuan berkomunikasi, hingga tingkat
kesiapan peserta sebelum melangkah ke rangkaian seleksi berikutnya.
Ketua Pelaksana Pemilihan Nanang Galuh Balangan 2026,
Muhammad Rizky Fadhillah, menjelaskan bahwa tim penguji ingin menggali potensi
terbaik dari setiap calon duta daerah tersebut. Menurutnya, pemahaman mengenai
kearifan lokal menjadi nilai yang sangat krusial.
"Pada tahap wawancara ini, kami ingin melihat kemampuan
peserta secara lebih mendalam, baik dari sisi cara mereka berkomunikasi,
keluasan wawasan, maupun pemahaman mereka terhadap kebudayaan dan potensi besar
yang dimiliki Kabupaten Balangan," tegas Rizky saat ditemui di lokasi
kegiatan.
Ia menambahkan, siapapun Nanang dan Galuh yang kelak
terpilih harus mampu menjadi representasi positif generasi muda Balangan.
Mereka memikul peran penting sebagai garda terdepan dalam mempromosikan
pariwisata, melestarikan budaya, serta membawa nama baik daerah di tingkat yang
lebih tinggi.
Antusiasme tinggi pun terpancar dari para peserta seleksi.
Salah seorang peserta, Nor Asifa, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya dapat
melangkah sejauh ini. Bagi Asifa, keikutsertaannya dalam Pemilihan Nanang Galuh
Balangan 2026 bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan, melainkan sebagai
proses pengembangan diri.
"Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari seleksi
tahun ini. Bagi saya, ini adalah kesempatan emas untuk belajar, menambah
pengalaman baru, serta mengenal lebih dalam kekayaan budaya dan potensi yang
ada di daerah kita sendiri," tutur Asifa dengan penuh semangat.
Ia berharap dapat menjalani seluruh proses seleksi dengan
maksimal dan menjadikan setiap tahapannya sebagai pelajaran berharga. (alf)