Minggu, 30 Agustus 2026

Tekan SiLPA 15 Persen, Banggar DPRD dan TAPD Balangan Bedah Laporan APBD 2025


Rapat Evaluasi anggaran oleh DPRD Balangan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Balangan.

Balangan, Tirai Kota.  — Banggar DPRD Kabupaten Balangan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bergerak cepat menggelar evaluasi mendalam atas melambungnya angka Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD Tahun Anggaran (TA) 2025. Langkah tegas ini diambil untuk mengawal penyusunan APBD TA 2026 agar lebih efisien, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Penyerapan anggaran yang belum optimal tersebut dibedah dalam Rapat Kerja Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Balangan, Paringin Selatan, Senin (6/7/2026). Data resmi mencatat realisasi APBD Balangan TA 2025 hanya mampu menyentuh 85 persen, yang menyisakan 15 persen anggaran mengendap sebagai SiLPA.

Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Balangan, Lindawati, dengan didampingi Wakil Ketua I DPRD, Muhammad Rizkan. Dari pihak eksekutif, Sekretaris Daerah sekaligus Ketua TAPD Kabupaten Balangan, Fakhriyanto, hadir memimpin jajaran pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

Wakil Ketua I DPRD Balangan, Muhammad Rizkan, menegaskan bahwa rapat ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan ketat legislatif terhadap performa eksekusi anggaran daerah. Menurutnya, besarnya porsi anggaran yang menyisa mengindikasikan Perlunya perbaikan perencanaan di tingkat dinas.

"Dari hasil rapat ini, kita bisa mereviu kembali apa saja faktor yang menyebabkan tingginya SiLPA. Ini menjadi masukan penting dan perbaikan dalam penyusunan APBD 2026 agar tidak terjadi lagi sisa anggaran sebesar itu," ujar Rizkan.

Rizkan menekankan agar program-program prioritas publik tidak sekadar dianggarkan di atas kertas, tetapi dituntaskan secara maksimal di lapangan. Meski demikian, ia menenangkan masyarakat bahwa dana SiLPA tidak hilang, melainkan ditarik kembali ke kas daerah dan dialokasikan ulang untuk menopang struktur APBD TA 2026.

Di sisi lain, Sekda Kabupaten Balangan, Fakhriyanto, menjadikan capaian serapan 85 persen tersebut sebagai cambuk introspeksi bagi seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Balangan. Pihaknya berkomitmen memperketat pengawasan dan mempercepat pola kerja birokrasi pada tahun berjalan.

"Capaian serapan ini tentu menjadi catatan khusus bagi pemerintah daerah. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus memacu dan meningkatkan realisasi anggaran pada tahun-tahun mendatang agar roda pembangunan berjalan lebih cepat," pungkas Fakhriyanto

Super Admin

Alfahri

Silahkan Masuk untuk berkomentar pada postingan!

Anda mungkin juga suka