- oleh AlFahri
- 10 Februari 2025
Electriciteam SMKN 1 Paringin.
Balangan, Tirai Kota. – Raih empat penghargaan dalam
tiga ajang lomba tingkat nasional, perjuangan Electriciteam SMKN 1 selama
sepuluh hari berbuah manis. Empat penghargaan bergengsi tingkat Nasional ini
diperoleh dari tiga ajang lomba di lokasi yang berbeda.
Kepala SMK N 1 Paringin, Sukamto, menyampaikan apresiasi
atas prestasi tersebut, capaian yang di raih anak didiknya ini adalah bukti dari
kerja keras dan konsistensi siswa dalam menghadirkan inovasi bersaing hingga di
tingkat nasional.
“Selamat dan sukses untuk tim Electriciteam SMK N 1 Paringin
yang telah mengikuti LKTIN di Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan
Universitas Muhammadiyah Malang serta berhasil meraih Juara 1, Best Speaker,
dan Best Teamwork. Pesan untuk anak-anakku, kalian luar biasa, mantap, dan
terus lanjutkan capaian ini di kesempatan berikutnya,”katanya, Rabu (3/6/2026).
Perlu diketahui bersama, beberapa prestasi tingkat nasional
yang diraih antaranya, Lomba Karya Tulis
Ilmiah Nasional AVICENNA 2026. Lomba ini diselenggarakan Himpunan Mahasiswa
Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto, 9 Mei 2026 secara luring. tim Novi
Norsfa, M. Ainul Ilmi, dan Muhammad Rifky Maulana berhasil meraih Juara 1
sekaligus Best Speaker melalui inovasi AKURAT 3.1 - Alat Ukur Keasaman Air
Terpadu.
Kemudian pada LKTIN BISTIC X 2026 yang di selenggarakan oleh
Fakultas Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang pada 12 Mei 2026. Tim
Keila Mohammad Aqilqa, M. Ainul Ilmi, dan Muhammad Rifky Maulana meraih
penghargaan The Best Teamwork melalui inovasi PAKAR 2.1 - Penentu Harga Karet
berbasis kadar karet kering.
Lomba inovasi berbasis masalah lokal, Inovasi AKURAT 3.1
dikembangkan melihat kondisi masyarakat Kalimantan Selatan yang masih
memanfaatkan air sungai. Alat ini membantu memantau pH air secara praktis dan
cepat karena kualitas air sungai di beberapa wilayah sering menurun akibat
pencemaran.
Dan terakhir inovasi PAKAR 2.1 lahir dari kondisi petani
karet di Kalimantan Selatan. Ketidakstabilan harga karet mendorong tim
mengembangkan alat penentu harga berbasis kadar karet kering agar penilaian
kualitas karet lebih objektif dan efisien.
Agus Hendrianor dari Komite Light Community21 turut bangga.
“Electriciteam telah membuktikan siswa SMK mampu bersaing dan berprestasi di
tingkat nasional. Semoga pencapaian ini jadi motivasi untuk terus belajar,
berkembang, dan berkarya serta menginspirasi teman-teman lainnya,” ujarnya.
Rynalodo, anggota Sintelnas97, menilai pembinaan
Electriciteam berdampak positif berkelanjutan. Ia mencontohkan alumni Aulia
Rahman yang kini bekerja di kantornya dan sudah menjadi donatur kegiatan.
“Alhamdulillah, saya senang melihat program ini membantu
adik-adik berkembang. Ia mampu mengikuti ritme kerja, semangat kerja keras,
tanggung jawab baik, dan sekarang jadi donatur. Semoga program ini terus
berkembang,” ungkapnya.
Keberhasilan ini membuktikan siswa SMKN 1 Paringin mampu
beradaptasi dan berkreasi di kompetisi nasional melalui kreativitas, kerja
sama, dan semangat belajar tinggi. Prestasi ini diharapkan memotivasi siswa
lain mengembangkan potensi, menghasilkan inovasi bermanfaat, dan mengharumkan
nama sekolah. (*)