- oleh Alfahri
- 04 April 2026
Berfoto bersama Wakil Ketua II DPRD Balangan Saiful Arif bersama dengan Forkopimda Kabupaten Balagan usai apel Gelar Pasukan Penanggulangan Karhutla.
Balangan, Tirai Kota. – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif, meminta petugas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak hanya siaga di lapangan, tetapi juga aktif melakukan patroli siber di media sosial.
Langkah ini dinilai menjadi kunci mempercepat deteksi dini
dan respons penanganan titik api di wilayah Balangan.
Pernyataan tersebut disampaikan Saiful usai menghadiri Apel
Kesiapsiagaan Sapras Karhutla di Kompleks Perkantoran Tugu Maritam, Paringin,
Rabu (12/8/2026).
Menurut Saiful, warga lokal saat ini cenderung lebih cepat
mengunggah kejadian atau asap kebakaran ke media sosial ketimbang melapor lewat
jalur formal.
"Pantau selalu media sosial. Masyarakat itu biasanya
lebih cepat membagikan informasi di medsos daripada melapor resmi ke
petugas," kata Saiful.
Ia menegaskan, kecepatan informasi sangat krusial. Semakin
cepat titik api terdeteksi dari unggahan warga, semakin cepat pula pemadam
meluncur ke lokasi sebelum api meluas.
Selain patroli siber, Saiful juga mendesak edukasi dan
kampanye pencegahan Karhutla terus digencarkan, terutama imbauan agar warga
tidak membuka lahan dengan cara membakar.