Minggu, 30 Agustus 2026

Eks Napi Teroris Ikut Upacara HUT Kemerdekaan, Kembalikan Diri Menjadi Warga Yang Cinta NKRI


Pemerintah Kota Banjarmasin bersama stekholder berfoto bersama usai pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-81 di Banjarmasin.

Banjarmasin, Tirai Kota. — Rasa nasionalisme dan semangat kemerdekaan saat mengikuti rangkaian upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 turut dirasakan oleh mitra deradikalisasi (eks napiter) di wilayah Kalimantan Selatan.

Serentak Senin (17/8/2026) di tiga Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan upacara peringatan hari kemerdekaan RI ke-81 ini diikuti oleh mitra deradikalisasi. Tiga daerah yang dihadiri oleh mitra deradikalisasi diantaranya Kota Banjaramasin, Kota Banjarbaru, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Keterlibatan para mitra deradikalisasi ini menjadi bagian penting sebagai upaya membangun kembali rasa kebangsaan, nasionalisme, serta semangat persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Subdit Kamneg Ditintelkam Polda Kalsel, di bawah komando Panit III Subdit Kamneg, IPDA Mursid Chori Indra, bekerja sama dengan stakeholder terkait.

Keikutsertaan eks napiter dalam upacara HUT Kemerdekaan RI tidak hanya dimaknai sebagai kehadiran dalam kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai bentuk nyata proses reintegrasi sosial dan penguatan kembali nilai-nilai kebangsaan.

Momentum peringatan kemerdekaan menjadi ruang untuk menumbuhkan kembali kesadaran bahwa nasionalisme, persatuan, toleransi, serta penghormatan terhadap Pancasila dan UUD 1945 merupakan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Salah satu bentuk penguatan tersebut tercermin melalui Ikrar NKRI, yang menandakan tumbuhnya kembali kesadaran dan kecintaan terhadap Pancasila serta Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Selain itu, keterlibatan dalam kegiatan bersama masyarakat menjadi bagian dari bauran sosial, yakni membangun kembali hubungan yang harmonis dengan masyarakat luas serta menumbuhkan semangat kebersamaan tanpa adanya diskriminasi.

Kehadiran mitra deradikalisasi dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi salah satu gambaran proses deradikalisasi dan reintegrasi sosial yang terus dilakukan oleh pemerintah bersama aparat keamanan dan stakeholder terkait.

Melalui pendekatan pembinaan, pendampingan, dan pemberdayaan, para eks napiter diberikan ruang untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada lingkungan sekitarnya.

Semangat kepahlawanan dalam momentum kemerdekaan diharapkan tidak hanya dimaknai sebagai perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan, tetapi juga sebagai semangat untuk memperbaiki diri, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Keterlibatan para mitra deradikalisasi dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan menjadi simbol bahwa setiap warga negara memiliki kesempatan untuk kembali mengambil bagian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta bersama-sama menjaga keutuhan NKRI.

“Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang bagaimana setiap anak bangsa menjaga persatuan, menghargai perbedaan, mencintai tanah air, dan memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia.” (*)

Super Admin

Alfahri

Silahkan Masuk untuk berkomentar pada postingan!

Anda mungkin juga suka