- oleh AlFahri
- 30 Januari 2025
Pemerintah Kota Banjarmasin bersama stekholder berfoto bersama usai pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-81 di Banjarmasin.
Banjarmasin, Tirai Kota. — Rasa nasionalisme dan
semangat kemerdekaan saat mengikuti rangkaian upacara peringatan Hari Ulang
Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 turut dirasakan oleh mitra
deradikalisasi (eks napiter) di wilayah Kalimantan Selatan.
Serentak Senin (17/8/2026) di tiga Kabupaten/Kota di
Kalimantan Selatan upacara peringatan hari kemerdekaan RI ke-81 ini diikuti
oleh mitra deradikalisasi. Tiga daerah yang dihadiri oleh mitra deradikalisasi
diantaranya Kota Banjaramasin, Kota Banjarbaru, dan Kabupaten Hulu Sungai
Selatan.
Keterlibatan para mitra deradikalisasi ini menjadi bagian
penting sebagai upaya membangun kembali rasa kebangsaan, nasionalisme, serta
semangat persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI).
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Subdit Kamneg Ditintelkam Polda
Kalsel, di bawah komando Panit III Subdit Kamneg, IPDA Mursid Chori Indra,
bekerja sama dengan stakeholder terkait.
Keikutsertaan eks napiter dalam upacara HUT Kemerdekaan RI
tidak hanya dimaknai sebagai kehadiran dalam kegiatan seremonial, tetapi juga
sebagai bentuk nyata proses reintegrasi sosial dan penguatan kembali
nilai-nilai kebangsaan.
Momentum peringatan kemerdekaan menjadi ruang untuk
menumbuhkan kembali kesadaran bahwa nasionalisme, persatuan, toleransi, serta
penghormatan terhadap Pancasila dan UUD 1945 merupakan bagian penting dalam
kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Salah satu bentuk penguatan tersebut tercermin melalui Ikrar
NKRI, yang menandakan tumbuhnya kembali kesadaran dan kecintaan terhadap
Pancasila serta Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Selain itu, keterlibatan dalam kegiatan bersama masyarakat
menjadi bagian dari bauran sosial, yakni membangun kembali hubungan yang
harmonis dengan masyarakat luas serta menumbuhkan semangat kebersamaan tanpa
adanya diskriminasi.
Kehadiran mitra deradikalisasi dalam peringatan HUT ke-81
Kemerdekaan RI juga menjadi salah satu gambaran proses deradikalisasi dan
reintegrasi sosial yang terus dilakukan oleh pemerintah bersama aparat keamanan
dan stakeholder terkait.
Melalui pendekatan pembinaan, pendampingan, dan
pemberdayaan, para eks napiter diberikan ruang untuk kembali berkontribusi
secara positif di tengah masyarakat serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan
kepada lingkungan sekitarnya.
Semangat kepahlawanan dalam momentum kemerdekaan diharapkan
tidak hanya dimaknai sebagai perjuangan para pahlawan dalam merebut
kemerdekaan, tetapi juga sebagai semangat untuk memperbaiki diri, menjaga
persatuan, serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Keterlibatan para mitra deradikalisasi dalam upacara HUT
ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan menjadi simbol bahwa setiap warga negara
memiliki kesempatan untuk kembali mengambil bagian dalam kehidupan berbangsa
dan bernegara serta bersama-sama menjaga keutuhan NKRI.
“Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang bagaimana setiap anak bangsa menjaga persatuan, menghargai perbedaan, mencintai tanah air, dan memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia.” (*)