- oleh Alfahri
- 04 April 2026
Balangan,
Tirai Kota. – Hari Kartini selalu
diperingati setiap tahun, peringatan terhadap sosok pahlawan wanita ini
Indonesia ini menjadi momentum merefleksikan peran kaum hawa di seluruh
Indonesia bisa memberikan kontribusi sama dengan kaum laki-laki.
Begitu juga dengan peringatan
Hari Kartini tahun 2026 ini, bertemakan “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju
Indonesia Emas 2045”. Secara langsung menggambarkan bahwa peran wanita sangat
kuat untuk melindungi generasinya, untuk memastikan masa depan genarasi yang
akan datang dan masa depan bangsa secara keseluruhan dapat bersinar dan Berjaya.
Harapan tersebut juga menjadi
sebuah cita-cita yang ingin terealisasi dengan baik bagi perempuan di Kabupaten
Balangan. Perempuan Balangan kiranya dapat menjadi sosok yang kuat, sosok yang bisa
menjadi pahlawan bagi keluarganya. Menjaga keluarga kecilnya agar tidak terkontaminasi
perkembangan zaman dan berbagai hal lain yang bisa mengancam masa depan
generasi muda.
Anggota DPRD Balangan, Nur
Fariani, yang memaknai peringatan Hari
Kartini sebagai momentum kebangkitan perempuan Indonesia, dirinya mengajak
perempuan di Balangan untuk bangkit dan terus berkarya dan berkontribusi
keluarga, lingkungan dan daerah.
Semangat emansipasi wanita yang
di gaungkan oleh Raden Ajeng Kartini, menurut Politisi Golkar ini harus tetap
relevan di tengah perkembangan zaman seperti saat ini.
“Hari Kartini bukan sekadar
seremonial biasa. Ini adalah momentum bagi perempuan untuk terus berkarya dan
memberi dampak positif bagi keluarga, masyarakat, dan pembangunan daerahnya,”
ujarnya, Rabu (22/4/2026) di Paringin.
Anggota Komisi II DPRD Balangan ini
menegaskan, perempuan memiliki peran strategis di berbagai sektor. berbekal
pendidikan, kemandirian, dan semangat pantang menyerah, perempuan harapannya
mampu beradaptasi dan menunjukkan kompetensi di bidang masing-masing.
“Beradanya kami di posisi Legislatif,
adalah salah satu contoh yang konket bahwa perempuan bisa berada diberbagai sektor.
Peran kita sebagai perempuan bisa seimbang dengan lelaki diberbagai ranah,
tanpa harus meninggalkan jati diri kita,” tegasnya.
Dimomen ini juga, Nur Fariani
berharap perempuan Balangan bisa terus menjaga integritas dan kreativitasnya. Dan
mampu menjadi motor penggerak kemajuan daerah. (tk/alf)