Sabtu, 14 Maret 2026

Doktor Hukum di Balik Seragam Polisi, Mengenal Sosok AKBP Dr. Yulianor Abdi


Kapolres Balangan AKBP Dr. Yulianor Abdi, S.I.K., M.H

Balangan, Tirai Kota. - Di bawah langit Bumi Sanggam, sebuah komitmen baru sedang bersemi. Bukan sekadar tentang penegakan hukum, namun tentang kehadiran yang menyentuh palung hati masyarakat. Adalah AKBP Dr. Yulianor Abdi, sosok perwira Polri yang kini menahkodai Polres Balangan, membawa angin segar melalui kepemimpinan yang memadukan ketegasan korps dengan kedalaman ilmu pengetahuan.

​Lahir di Pelaihari, Tanah Laut pada 1 November 1984, Yulianor bukanlah orang baru di tanah Kalimantan Selatan. Namun, perjalanannya untuk kembali pulang ke Banua ditempuh melalui rute panjang nan terjal. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2006 ini telah mencicipi berbagai medan penugasan, mulai dari pesisir Kotabaru hingga menjabat sebagai Kapolres Manokwari Selatan di ujung timur Indonesia.

​Namun, yang membedakan Yulianor dari banyak perwira lainnya adalah dahaganya akan ilmu. Di tengah kesibukan menjaga keamanan negara, ia berhasil menuntaskan pendidikan S3 di bidang Ilmu Hukum. Gelar "Doktor" yang disandangnya bukan sekadar hiasan nama, melainkan kompas intelektual dalam mengambil setiap kebijakan.

​Dalam ruang kerjanya, sebuah visi besar dicanangkan. Yulianor memperkenalkan slogan SETIA sebagai napas pengabdian di Polres Balangan.

​"Soliditas, Empati, Taat, Ikhlas, dan Amanah," tuturnya tegas.

​Bagi Yulianor, Empati adalah ruh dari pelayanan. Hal ini dibuktikannya bukan melalui teori, melainkan aksi nyata. Bersama Pemerintah Kabupaten Balangan, ia mengawal program bedah rumah sebanyak 100 unit. Baginya, memastikan seorang warga memiliki atap yang layak adalah bagian dari menjaga martabat kemanusiaan, tugas yang setara mulianya dengan menjaga keamanan wilayah.

​Meski fajar baru saja menyingsing dalam masa kepemimpinannya di Balangan, Yulianor sudah menatap jauh ke pelosok-pelosok desa yang sulit dijangkau. Ia sadar, masa depan daerah ini ada di pundak anak-anak yang kini bersekolah di sekolah terpencil.

​"Kami akan mendata sekolah terpencil di Kabupaten Balangan yang nantinya akan menjadi sasaran bantuan pendidikan," ungkap mantan Kapolres Manokwari Selatan ini pada sebuah kesempatan (20/12/2025). Baginya, polisi harus hadir sebelum masalah muncul, dan pendidikan adalah benteng terbaik melawan kriminalitas di masa depan.

​Di balik sosoknya yang disiplin, ada kehangatan yang bersumber dari keluarga. Sang istri, Dr. dr. Vina Ariesta Dewi, M.Pd., M.Biomed (AAM)., Dipl CIPTAC, bukan sekadar pendamping, melainkan pilar pendukung yang kini memimpin Bhayangkari Cabang Balangan. Pasangan intelektual ini membesarkan putra tunggal mereka, Raja Habibie Wantara, dengan nilai-nilai kesederhanaan dan pengabdian.

​AKBP Dr. Yulianor Abdi adalah potret polisi modern, akademisi yang tak berjarak dengan realitas sosial, perwira yang menjunjung tinggi hirarki namun rendah hati dalam melayani. Di tangannya, Polres Balangan bukan hanya menjadi institusi penjaga keamanan, melainkan tetangga yang hangat bagi rakyat dan mitra yang tangguh bagi pembangunan daerah.

​Melalui janji SETIA, sang Doktor dari Pelaihari ini sedang menuliskan babak baru, sebuah cerita tentang pengabdian yang tak hanya diukur dari lencana di dada, tapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh warga di garis terdepan. (fmh)

Super Admin

Alfahri

Silahkan Masuk untuk berkomentar pada postingan!

Anda mungkin juga suka