- oleh AlFahri
- 10 Februari 2025
Warga nampak antusias mengantri giliran mengambil buku di mobil Perpustakaan keliling untuk dipinjam dan dibaca.
Balangan, Tirai Kota. - Tingginya minat untuk membaca nampak terlihat dari raut wajah masyarakat Desa Uren. Dari anak kecil hingga orang dewasa berkerumun mengantri untuk meminjam buku untuk dibacanya.
Kedatangan Perpustakaan keliling ke Desa Uren Minggu (15/2) disambut sangat hangat oleh warga disana. Mobil Perpustakaan keliling milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Balangan ini disambut sorak sorai bahagia anak-anak dan orang dewasa.
Bukan tanpa tujuan, kedatangan Perpustakaan keliling ini memiliki misi mulia untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta menyediakan sarana penunjang pembelajaran bagi masyarakat.
Kepala Bidang Pembinaan Perpustakaan, Pelestarian Koleksi Nasional dan Naskah Kuno Hj. Ida Rosiyanti, SE. menyebutkan bahwa pihaknya melalui program perpustakaan keliling memiliki misi meningkatkan literasi dan minat baca masyarakat dengan memperluas jangkauan akses buku secara merata, terutama ke daerah terpencil, sekolah, dan komunitas dengan keterbatasan mobilitas.
"Dengan program ini kami berupaya untuk mencerdaskan kehidupan bansa melalui layanan informasi, edukasi dan hiburan yang fleksibel," jelasnya.
Antusias masyarakat desa Uren lanjutnya, sangat tinggi. Anak-anak berlarian mengejar mobil Perpustakaan untuk bergegas mencari buku favoritnya.
"Koleksi buku cerita anak, menjadi salah satu buku yang paling laris diambil anak-anak. Buku lain seperti pengetahuan umum, dan buku edukatif lainnya juga tak luput menjadi bahan bacaan mereka," ujarnya
Pihaknya berharap melalui layanan ini, dapat menumbuhkan minat baca sejak dini serta mendukung kegiatan pendidikan nonformal di lingkungan Desa Binaan SKB Balangan.
Hiburani salah seorang anak yang mengaku sangat suka membaca buku pengetahuan umum, menurutnya dirinya memiliki rasa ingin tahu yang besar. Maka dengan membaca buku seperti itu dapat menambah informasi, memperluas wawasan dan membuat yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu," imbuh Hiburani.
"Kami sangat senang dengan kehadiran Perpustakaan keliling seperti ini. Kalau bisa sering-sering lah datangi kami." pungkasnya. (tk/alf)