- oleh AlFahri
- 10 Februari 2025
H. Tamrin selaku Anggota Majelis Pertimbangan Seniman Kabupaten Balangan membuat sebuah goresan sketsa lukisan, sebagai tanda dimulainya lomba Melukis dan menggambar.
Balangan, Tirai Kota. - Sebanyak 63 orang peserta lomba melukis dan menggambar ikuti lomba yang digelar oleh Dewan Kesenian Balangan (DKB), Minggu (30/11/2025) di Sekolah Alam Al-Tamar, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan.
Lomba hasil kolaborasi dari DKB dengan Sekolah Alam Al-Tamar ini dibuka secara resmi oleh Anggota Majelis Pertimbangan Seniman Kabupaten Balangan H. Tamrin yang juga pendiri sekolah Alam Al-Tamar.
Dalam sambutannya H Tamrin mengungkapkan rasa bangga atas terlaksananya kegiatan ini. Karena menurutnya, melukis atau menggambar adalah kemampuan non akademik yang mampu menunjang masa depan yang cerah.
"Dari goresan-goresan kuas berbaur dengan warna warni yang menceritakan ekspresi, suasana hati, serta pandangan hidup menjadi perpaduan yang komplit dalam sebuah lukisan yang penuh arti," ujar Tamrin.
Seniman lukis atau menggambar kata Tamrin, memiliki psikologi yang boleh dikatakan berbeda dengan orang yang dominan di bidang akademik. Para seniman lukis cenderung lebih rileks, pandangan hidup yang luas, penuh motivasi dan kreatif.
"Kami yakin, dengan kemampuan melukis atau menggambar yang dimiliki nantinya bisa menjadi seniman lukis, seniman grafis, dan arsitektur yang handal," imbuhnya.
Lomba melukis dan menggambar ini dibagi menjadi 3 kelas. Menggambar dibagi dua kelas, kelas SLTA dan kelas SLTP. Dan untuk melukis satu kelas yaitu kelas umum.
"Kelas menggambar SLTP sebanyak 27 peserta, SLTA ada 15 peserta, dan melukis sebanyak 21 peserta," sebut Sekretaris DKB Hasmi Yudi.
Lomba ini merupakan program yang digagas oleh Komite Seni Lukis dan Rupa DKB. Menurut pria yang familiar sebagai seniman teater tradisi ini, perkembangan minat pada seni lukis dari waktu ke waktu semakin meningkat.Terlihat dari antusias peserta lomba yg ikut dlm kegiatan ini.
DKB lanjut Hasmi, melihat fenomena ini sebagai sebuah potensi dlm peningkatan minat dan bakat yang harus didukung dan diberikan ruang untuk mereka berkreasi dan menyalurkan bakat mereka. Dan pihaknya berencana akan memberikan ruang / galeri untuk memajang hasil karya mereka.
"Semoga ini juga mendapat dukungan dari pemerintah agar program Dewan Kesenian Balangan dapat dilaksanakan sebagaimana yang diharapkan," pungkasnya. (tk/alf)