- oleh Alfahri
- 04 April 2026
CSR Section Head PT Adaro Indonesia, Yuri Budhi Sujalmi bersama perwakilan Pemkab Balangan dan jajaran Forkopimcam Kecamatan Juai pada ajang kontes Kambing se Benua Enam.
Balangan, Tirai Kota. — Geliat peternakan di Banua Enam makin bergairah. Sebanyak 150 ekor kambing unggulan memadati Lapangan Bola Voli Sumber Rejeki, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, Selasa (15/9). Ratusan peternak antusias unjuk ketangkasan dan kualitas ternak dalam ajang Kontes Kambing se-Banua Enam ini.
Ajang bergengsi ini mempertandingkan enam kategori kelas, meliputi Balibul, Jemoko, Indukan, Jantan Poel 1–3, Jantan Poel 4 ke atas, hingga kategori Favorit Jantan Poel.
Ketua Panitia Pelaksana, M. Untung, menegaskan bahwa kontes ini dirancang sebagai sarana silaturahmi sekaligus pendorong mutu peternakan lokal, didukung total hadiah puluhan juta rupiah dan beragam doorprize.
"Ajang ini bukan sekadar pamer ternak, tetapi ruang silaturahmi sekaligus peningkatan kualitas peternakan kita," ujar Untung.
Melalui kontes ini, Untung optimistis jangkauan pemasaran kambing asal Desa Sumber Rejeki melesat dari 15–20 ekor per bulan menjadi 30–50 ekor per bulan.
Dukungan nyata turut hadir dari sektor swasta. CSR Section Head PT Adaro Indonesia, Yuri Budhi Sujalmi, mengapresiasi kemandirian masyarakat Sumber Rejeki yang beternak secara organik atas dasar kesadaran mandiri.
“Kontes ini membentuk ekosistem antara kebutuhan dan pemenuhan. Muara dari pemberdayaan ini adalah kesejahteraan masyarakat. Itulah harapan besar kami bersama pemda dan masyarakat,” tegas Yuri.
Pemerintah Kabupaten Balangan pun menyambut positif kegiatan penggerak ekonomi desa ini. Asisten 2 Bidang Pemerintahan dan Ekonomi Setda Balangan, M. Noor, menilai ajang ini berpotensi menjadikan Balangan sebagai rujukan ternak berkualitas pendukung ketahanan pangan.
"Kita tidak hanya menentukan ternak terbaik, tetapi menjadikannya sarana belajar bersama untuk membuka potensi peternakan di Balangan," ungkap M. Noor.
Pemkab Balangan berharap Dinas Peternakan dapat mengusulkan kontes ini sebagai agenda tahunan. Jika anggaran daerah terbatas, sinergi berkelanjutan bersama mitra kerja seperti Adaro dan Balangan Coal diharapkan terus diperkuat.
Kolaborasi lintas sektor ini menegaskan bahwa Kontes Kambing se-Banua Enam tak sekadar panggung pamer kualitas, melainkan simpul pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat Balangan. (alf)
ADVERTORIAL