Kamis, 15 Oktober 2026

Inovasi MINEGRID FLEX Antar Adaro Sabet Gold Winner Greenovation 2026


N-ZERO Squad berhasil meraih penghargaan Gold Winner dalam ajang Green Mining Innovation Challenge (Greenovation) 2026 di Jakarta International Expo.

Jakarta, Tirai Kota. — PT Adaro Indonesia sukses menyabet penghargaan Gold Winner dalam ajang Green Mining Innovation Challenge (Greenovation) 2026 di Jakarta International Expo, Jumat (11/9). Adaro tampil unggul pada kategori Optimasi Bauran Energi & Efisiensi Operasional Tambang usai menyisihkan sekitar 70 tim perwakilan perusahaan pertambangan se-Indonesia.

Melansir laman resminya, Greenovation merupakan panggung kompetisi bergengsi untuk merancang solusi praktis dan berdampak tinggi dalam mempercepat transisi menuju operasi tambang rendah karbon.

Dalam ajang ini, Adaro diwakili oleh N-ZERO Squad yang beranggotakan Hari Nukta Ramadani (Mine Project Supervisor), Putra Zelly Nugraha (Project Development Engineer), dan Rizqi Narendra Utomo (Mine Dewatering Planning Engineer). Tim ini mengusung gagasan terobosan bernama MINEGRID FLEX, yakni sistem grid elektrifikasi pompa air tambang (dewatering pumps) yang fleksibel, mudah dipindahkan, serta mampu menjangkau area sulit seperti bottom pit.

MINEGRID FLEX mengandalkan gardu listrik portabel (Compact Substation/CSS) yang dilengkapi skid base dan kabel fleksibel. Desain cerdas ini memungkinkan pemindahan jaringan listrik berlangsung jauh lebih cepat tanpa bergantung penuh pada ketersediaan crane maupun lowboy. Inovasi yang dikembangkan sejak 2019 tersebut kini telah memasuki desain generasi ketujuh.

Penerapan MINEGRID FLEX terbukti mengakselerasi transisi energi listrik pada pompa dewatering sekaligus menekan emisi hingga 99 ribu ton CO₂e per tahun.

"Sebelumnya seluruh pompa kita menggunakan diesel. Jadi, emisi yang dipotong berasal dari hasil pembakaran solar pompa diesel tersebut," ungkap Hari Nukta, anggota N-ZERO Squad.

Hingga tahun 2025, MINEGRID FLEX mendongkrak pemanfaatan listrik untuk operasi pompa secara signifikan. Panjang jaringan listrik melonjak pesat dari 35 km menjadi 87 km, jumlah unit CSS bertambah dari 13 menjadi 77 unit, dan penggunaan pompa elektrik melambung dari 33 menjadi 174 unit.

"Tingkat elektrifikasi di area sump bahkan telah menyentuh angka 89 persen," tambah Hari.

Langkah inovatif ini tidak berhenti di sini. Ke depan, MINEGRID FLEX siap dikembangkan melalui integrasi dengan PLTS Apung dan Battery Energy Storage System (BESS). Sistem penyimpanan energi ini tengah dikaji untuk dipasang di Danau Pembelajaran Model Pasca Tambang Paringin Utara milik PT Adaro Indonesia.

"Langkah integrasi ini merupakan komitmen kami dalam membangun sistem kelistrikan tambang yang lebih andal, hijau, dan berkelanjutan," pungkas Hari Nukta. (alf)

ADVERTORIAL

Super Admin

Alfahri

Silahkan Masuk untuk berkomentar pada postingan!

Anda mungkin juga suka