- oleh Alfahri
- 04 April 2026
N-ZERO Squad berhasil meraih penghargaan Gold Winner dalam ajang Green Mining Innovation Challenge (Greenovation) 2026 di Jakarta International Expo.
Jakarta, Tirai Kota. — PT Adaro Indonesia sukses menyabet penghargaan Gold Winner dalam ajang Green Mining Innovation Challenge (Greenovation) 2026 di Jakarta International Expo, Jumat (11/9). Adaro tampil unggul pada kategori Optimasi Bauran Energi & Efisiensi Operasional Tambang usai menyisihkan sekitar 70 tim perwakilan perusahaan pertambangan se-Indonesia.
Melansir laman resminya, Greenovation merupakan panggung
kompetisi bergengsi untuk merancang solusi praktis dan berdampak tinggi dalam
mempercepat transisi menuju operasi tambang rendah karbon.
Dalam ajang ini, Adaro diwakili oleh N-ZERO Squad yang
beranggotakan Hari Nukta Ramadani (Mine Project Supervisor), Putra Zelly
Nugraha (Project Development Engineer), dan Rizqi Narendra Utomo (Mine
Dewatering Planning Engineer). Tim ini mengusung gagasan terobosan bernama
MINEGRID FLEX, yakni sistem grid elektrifikasi pompa air tambang (dewatering
pumps) yang fleksibel, mudah dipindahkan, serta mampu menjangkau area sulit
seperti bottom pit.
MINEGRID FLEX mengandalkan gardu listrik portabel (Compact
Substation/CSS) yang dilengkapi skid base dan kabel fleksibel. Desain cerdas
ini memungkinkan pemindahan jaringan listrik berlangsung jauh lebih cepat tanpa
bergantung penuh pada ketersediaan crane maupun lowboy. Inovasi yang
dikembangkan sejak 2019 tersebut kini telah memasuki desain generasi ketujuh.
Penerapan MINEGRID FLEX terbukti mengakselerasi transisi
energi listrik pada pompa dewatering sekaligus menekan emisi hingga 99 ribu ton
CO₂e per tahun.
"Sebelumnya seluruh pompa kita menggunakan diesel.
Jadi, emisi yang dipotong berasal dari hasil pembakaran solar pompa diesel
tersebut," ungkap Hari Nukta, anggota N-ZERO Squad.
Hingga tahun 2025, MINEGRID FLEX mendongkrak pemanfaatan
listrik untuk operasi pompa secara signifikan. Panjang jaringan listrik
melonjak pesat dari 35 km menjadi 87 km, jumlah unit CSS bertambah dari 13
menjadi 77 unit, dan penggunaan pompa elektrik melambung dari 33 menjadi 174
unit.
"Tingkat elektrifikasi di area sump bahkan telah
menyentuh angka 89 persen," tambah Hari.
Langkah inovatif ini tidak berhenti di sini. Ke depan,
MINEGRID FLEX siap dikembangkan melalui integrasi dengan PLTS Apung dan Battery
Energy Storage System (BESS). Sistem penyimpanan energi ini tengah dikaji untuk
dipasang di Danau Pembelajaran Model Pasca Tambang Paringin Utara milik PT
Adaro Indonesia.
"Langkah integrasi ini merupakan komitmen kami dalam membangun sistem kelistrikan tambang yang lebih andal, hijau, dan berkelanjutan," pungkas Hari Nukta. (alf)
ADVERTORIAL