Kamis, 15 Oktober 2026

Tiga Inovasi Sabet Platinum, Adaro Indonesia Borong Lima Penghargaan ENSIA 2026


Managemen PT Adaro Indonesia menerima Lima Penghargaan ENSIA 2026

Tiga Inovasi Sabet Platinum, Adaro Indonesia Borong Lima Penghargaan ENSIA 2026

Bali, Tirai Kota. — PT Adaro Indonesia memborong lima penghargaan bergengsi dalam ajang Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 yang digelar PT Sucofindo di Nusa Dua, Bali, Kamis (10/9). Dari lima trofi tersebut, tiga inovasi lingkungan unggulan Adaro berhasil menyabet predikat Platinum.

ENSIA 2026 merupakan ajang apresiasi nasional bagi pelaku usaha yang dinilai konsisten menghadirkan inovasi lingkungan dan sosial berdampak nyata demi mendukung pembangunan berkelanjutan. Tahun ini, kompetisi diikuti 253 perusahaan se-Indonesia dengan total 954 karya inovasi.

Dalam ajang tersebut, Adaro sukses mendominasi melalui tiga predikat Platinum dan dua predikat Silver.

Predikat Platinum pertama diraih lewat inovasi Efisiensi Energi di Area Kerja Kelanis menggunakan sistem Centralized Power (C-Power). Inovasi ini memusatkan sistem pembangkit listrik pelabuhan batubara agar generator beroperasi optimal pada kapasitas di atas 70 persen.

Predikat Platinum kedua diraih pada kategori Penurunan Emisi di Area Kerja Kelanis lewat pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk menekan konsumsi genset diesel. Sementara predikat Platinum ketiga diraih lewat Pengurangan dan Pemanfaatan Limbah B3 di Area OSEP melalui formulasi pelumas hibrida dari campuran oli transmisi dan oli mesin.

Tak hanya Platinum, Adaro memboyong dua predikat Silver. Penghargaan Silver pertama diraih atas inovasi Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemaran Air di Area Plant Kelanis melalui perombakan sistem pemilahan batubara.

Sedangkan penghargaan Silver kedua disabet melalui inovasi Perlindungan Keanekaragaman Hayati di Area Pascatambang Paringin. Inovasi ini mengaplikasikan metode bambu tetes untuk meningkatkan produktivitas lahan kering sekaligus menjamin ketersediaan tanaman lokal sebagai pakan Lutung Kelabu (Trachypithecus cristatus).

Kelima inovasi tersebut menunjukkan komitmen Adaro dalam menghadirkan solusi keberlanjutan melalui efisiensi energi, penurunan emisi, pengelolaan limbah B3, pengelolaan air, dan perlindungan keanekaragaman hayati, sejalan dengan tema ENSIA 2026, yaitu “Innovation for Sustainable Business and Resilient Community”.

"Deretan inovasi unggulan ini diproyeksikan sebagai dokumen pendukung strategis dalam evaluasi PROPER Hijau 2026, khususnya pada kriteria konservasi sumber daya alam," tegas Environment Program Management PT Adaro Indonesia, Dodik Choiron. (*)

ADVERTORIAL

Super Admin

Alfahri

Silahkan Masuk untuk berkomentar pada postingan!

Anda mungkin juga suka