Kamis, 15 Oktober 2026

Perkuat Peran TPA Cegah Stunting, 36 Pengasuh di Tabalong dan Balangan Ikut Pelatihan SIBIMA-TAMASYA


36 Pengasuh TPA dari Kabupaten Tabalong dan Balangan nampak antusias mengikuti pelatihan Sistem Belajar Mandiri (SIBIMA) yang terintegrasi dengan program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) .

Balangan, Tirai Kota. – Peran Taman Penitipan Anak (TPA) kini tak lagi sekadar tempat 'menitipkan' buah hati saat orang tua bekerja. Lebih dari itu, pengasuh TPA memegang posisi krusial dalam pemenuhan gizi dan pencegahan stunting sejak dini.

Menyadari pentingnya peran tersebut, sebanyak 36 pengasuh TPA dari Kabupaten Tabalong dan Balangan dibekali pelatihan Sistem Belajar Mandiri (SIBIMA) yang terintegrasi dengan program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA). Kegiatan ini berlangsung di Guest House Dahai PT Adaro Indonesia pada Kamis (10/9/2026).

Melalui agenda ini, para peserta mendapatkan pembekalan materi Bina Keluarga Balita Eliminasi Masalah Anak Stunting (BKB Emas), yang berfokus pada teknik pengasuhan berkualitas, responsif, aman, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Ketua Tim Kerja Pembangunan Keluarga BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Azwin Rakhman Diny, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas pengasuh merupakan langkah krusial di tengah tingginya mobilitas orang tua bekerja.

"TPA tidak cukup hanya menjadi tempat menitipkan anak. Lingkungan TPA harus mampu mendukung tumbuh kembang dan memenuhi kebutuhan dasar anak, terutama dalam mencegah risiko stunting akibat kekurangan gizi," ujar Azwin.

Ia menambahkan, keterbatasan waktu interaksi antara orang tua dan anak membuat TPA menjadi lingkungan kedua yang sangat menentukan bagi tumbuh kembang balita.

Sementara itu, CSR Section Head PT Adaro Indonesia, Aan Nurhadi, menyampaikan apresiasi atas sinergi bersama BKKBN Kalsel. Ia menuturkan bahwa komitmen pembinaan pendidikan anak usia dini di wilayah operasional Adaro telah berjalan berkelanjutan melalui program PAUD Berkarakter bersama Indonesia Heritage Foundation dan Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN).

"Pelatihan SIBIMA dan TAMASYA ini merupakan wujud sinergi kami untuk terus mendorong kapasitas para pengasuh. Semoga pengetahuan dan keterampilan yang didapat bisa langsung diterapkan di TPA masing-masing," ungkap Aan menyampaikan pesan dari CSR Department Head PT Adaro Indonesia, Iwan Ridwan.

Sebagai informasi, sebanyak 36 peserta yang hadir merupakan perwakilan dari lima lembaga, yakni TK Tunas Bangsa Balangan, PAUD Sekolah Alam Sabarakawa Tabalong, TPA Rumah Semut Tabalong, PAUD Avicenna Tabalong, dan Sekolah Kembang Tumbuh Anak (SKTA) Smartkey Islamic Montessori. (*)

Advertorial

Super Admin

Alfahri

Silahkan Masuk untuk berkomentar pada postingan!

Anda mungkin juga suka