Kamis, 15 Oktober 2026

KM Virgo Transport 8 Miring Sebelum Tenggelam, Operasi SAR Besar-Besaran Dikerahkan di Laut Jawa


Banjarmasin,Tirai Kota. — Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa kini memasuki fase pencarian masif. Tim SAR Gabungan mengerahkan armada penuh dari darat, laut, hingga udara setelah kapal penumpang tersebut sempat melaporkan perubahan kemiringan kapal (center of gravity) sebelum akhirnya tenggelam.

Posko SAR Nasional mengonfirmasi bahwa awak kapal sempat memancarkan sinyal radio bantuan serta mengaktifkan Emergency Position Indicating Radio Beacon (EPIRB) saat cuaca buruk menerjang di tengah laut.

"Lantaran lokasi kejadian berjarak sekitar 6 jam perjalanan laut dari Banjarmasin, Kantor SAR Banjarmasin berkoordinasi dengan Basarnas Command Center untuk langsung menerbitkan status kedaruratan (declare emergency) ke seluruh lalu lintas pelayaran di Laut Jawa," tulis Posko SAR Nasional dalam siaran pers resminya, Minggu (13/9/2026).

Untuk memaksimalkan upaya evakuasi, Basarnas memimpin pergerakan alut (alat utama) secara besar-besaran melibatkan TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, hingga BNPB.

Di jalur laut, Basarnas mengerahkan kapal SAR dari tiga posko utama, yaitu Banjarmasin, Surabaya, dan Makassar. Pihak TNI AL turut menerjunkan 4 KRI ke titik koordinat kejadian, dibantu oleh 4 kapal niaga yang berada di sekitar lokasi untuk mengevakuasi para korban di laut.

Sementara di udara, penyisiran dilakukan secara intensif menggunakan pesawat Basarnas (Skuadron 400 TNI AL Surabaya), pesawat CN-235 milik TNI AL, pesawat Karavan BNPB, serta 1 helikopter Polri.

Pihak Basarnas menegaskan bahwa seluruh data korban masih terus dikompilasi secara dinamis di lapangan. Mengenai penyebab pasti kecelakaan, hal tersebut nantinya akan diinvestigasi secara mendalam oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) setelah seluruh proses evakuasi rampung. (*)

Super Admin

Alfahri

Silahkan Masuk untuk berkomentar pada postingan!

Anda mungkin juga suka