Kamis, 15 Oktober 2026

UPDATE Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam: 108 Orang Selamat, 132 Masih Dicari



Banjarmasin, Tirai Kota. — Tim SAR Gabungan terus memaksimalkan pencarian korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. Hingga Minggu (13/9/2026) siang, sebanyak 108 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara 132 orang lainnya masih dalam proses pencarian intensif.

Berdasarkan pembaruan data resmi, kapal rute Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin tersebut membawa total 240 orang (Person on Board), terdiri dari 210 penumpang dan 30 awak kapal.

"Penambahan 22 korban selamat terbaru berhasil dievakuasi oleh KM Cahaya Bahari Jaya pada pukul 10.45 WIB. Saat ini total korban selamat tercatat 108 orang," ungkap pihak Tim SAR Gabungan dalam keterangan resminya, Minggu (13/9/2026).

Sebelumnya, sejumlah kapal melintas juga bergerak cepat menyelamatkan para survivor di sekitar lokasi kejadian. Rincian armada penolong meliputi TB Mauhaw IX yang mengevakuasi 16 orang (15 selamat, 1 meninggal dunia), TB TCP sebanyak 38 orang selamat, serta MV Haida yang menyelamatkan 32 orang.

Seluruh titik koordinat ditemukannya para korban selamat kini dijadikan data acuan (datum) tambahan untuk memperbarui peta area pencarian (SARMAP).

Operasi penyelamatan dilakukan secara masif melalui jalur laut dan udara. Armada utama Basarnas, seperti KN SAR 249 Permadi dan KN SAR Laksmana 241, langsung bermanuver menyisir titik koordinat LKP (Last Known Position) di lokasi 04°31'51.82" LS -114°02'06.88" BT . Pemantauan udara juga diperkuat dengan pengerahan satu unit helikopter Basarnas.

Pencarian di lapangan didukung kondisi cuaca yang relatif bersahabat. Berdasarkan data BMKG di lokasi operasi, cuaca terpantau berawan dengan kecepatan angin tenggara 15–25 knots dan tinggi gelombang kategori sedang berkisar 0,4 hingga 0,9 meter.

SAR Mission Coordinator (SMC) Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengimbau masyarakat dan keluarga korban untuk tidak terpancing oleh isu liar atau video yang belum terverifikasi di media sosial.

"Kami minta masyarakat dan rekan media untuk tidak menyebarluaskan informasi yang belum dipastikan kebenarannya agar tidak menimbulkan keresahan bagi keluarga korban. Informasi resmi akan terus kami perbarui secara berkala," tegas Putu. (alf)

Super Admin

Alfahri

Silahkan Masuk untuk berkomentar pada postingan!

Anda mungkin juga suka